14 Proyek Strategis Nasional Dicoret Pemerintah

Foto : Ilustrasi | Kalteng Independen

JAKARTA — Pemerintah memutuskan untuk mengeluarkan 14 proyek senilai Rp264 triliun dari total sekitar 245 proyek strategis nasional yang ada.

Penegasan itu dibahas dalam rapat terbatas yang dihadiri sejumlah menteri itu, dipimpin Presiden Joko Widodo, Senin (16/4/2018),

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, evaluasi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) dilakukan untuk melihat progres pembangunan dan sejauh mana prospek penyelesaiannya.

“Ke-14 proyek tersebut akhirnya terpaksa dikeluarkan karena tidak mampu memenuhi kriteria utama untuk melanjutkan proyek, yaitu tidak bisa memulai konstruksi atau mencapai financial close pada kuartal ketiga 2019,” ujarnya.

Sayangnya, Darmin tidak memerinci daftar PSN yang dikeluarkan.

Kemudian Selasa (17/4/2018) malam, Komite Percepetan Penyediaan Infrastruktur Prioitas melansir daftar PSN yang dicoret.

Berikut ini daftar 14 proyek strategis senilai Rp 264 triliun yang dihilangkan status PSN-nya:

1. Jalan tol Waru (Aloha)—Wonokromo—Tanjung Perak, Jawa Timur (18,2 km).

2. Jalan tol Sukabumi—Ciranjang–Padalarang, Jawa Barat (61km).

3. Kereta api Kertapati—Simpang—Tanjung Api-Api, Sumatra Selatan (bagian dari jaringan kereta api Trans-Sumatra).

4. Kereta api Muara Enim—Pulau Baai, Sumatra Selatan & Bengkulu.

5. Kereta api Tanjung Enim—Tanjung Api-Api, Sumatra Selatan.

6. Kereta api Jambi—Pekanbaru, Jambi & Riau.

7. Kereta api Jambi—Palembang, Jambi & Sumatra Selatan.

8. Pembangunan rel kereta api Provinsi Kalimantan Timur.

9. Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Koridor East—West, DKI Jakarta.

10. Bandara Sebatik, Kalimantan Utara.

11. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mebidang, Sumatra Utara.

12. Bendungan Telaga Waja, Bali.

13. Bendungan Pelosika, Sulawesi Tenggara.

14. Kawasan Ekonomi Khusus Merauke, Papua. (Bisnis.com)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *