15 Titik Hot Spot Terdeteksi di Seruyan

KUALA PEMBUANG – Sepanjang Januari hingga Juli 2019 dan memasuki musim kemarau, terpantau sebanyak 15 titik panas atau Hot spot di sejumlah wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah [Kalteng].

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan, Agung Sulistiyono, Rabu [17/11/2019] mengatakan, setiap muncul hot spot, pihaknya segera melakukan pengecekan ke lapangan guna memastikan kondisinya. Hal tersebut juga sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi terjadinya kebakaran.

“Jika ditemukan adanya hot spot, bukan berati titik tersebut terjadi kebakaran, melainkan hanya titik panas yang berhasil tertangkap oleh setelit. Semua pihak perlu pahami, bahwa hot spot berbeda dengan fire spot (titik api),” terangnya.

“Karena kami di lapangan pernah melakukan pengecekan bahwa di suatu wilayah ada titik hot spot, namun ternyata tidak ada titik api,” jelasnya.

Sementara itu hingga saat ini, kata Agung-sapaannya- pihaknya sudah melakukan pemadaman di sebanyak dua hot spot yang terpantau karena terjadi kebakaran diwilayah itu.

“BPBD Seruyan bersama instansi terkait lainnya selalu siaga dan siap melakukan pemadaman jika memang terjadi kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan.

Dijelaskannya, selain mendapat dukungan dari TNI/Polri dan instansi lain, pihaknya juga terbantu berkat peran serta masyarakat untuk mengurangi dan mengantisipasi terjadinya karhutla. Tim KI/KI-02

Bagikan ini :