25 Napi Lapas Muara Teweh Terima Remisi Natal

MUARA TEWEH – Sebanyak 25  dari 37 orang  warga binaan Lembaga Pemasyarakatan [Lapas] Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah [Kalteng], yang beragama Nasrani mendapatkan Remisi Khusus [RK] Natal 2019.

Kepala Lapas [Kalapas] Muara Teweh, Sarwito, Rabu [25/12/2019], mengutarakan, saat ini Lapas Muara Teweh dihuni 341 warga binaan. Padahal kapasitas maksimal Lapas Muara Teweh hanya 175 orang.

Adapun besaran RK Natal yang di berikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga 2 bulan. Warga binaan yang mendapatkan RK Natal di dominasi kasus pidana umum, terbanyak berasal dari kasus perlindungan anak.

“Yang memenuhi syarat diusulkan RK Natal 2019 sebanyak 25 orang, sedangkan yang sudah turun SK RK-nya 21 orang, sisanya belum turun 4 orang dengan rincian 2 orang terkait PP 99/2012 dan 2 orang usia anak,” ujarnya.

“Jadi, di tahun 2019 ini pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM memberikan Remisi  Khusus Natal kepada Warga Binaan Pemasyarakatan [WBP] yang beragama Kristen di Lapas/Rutan di seluruh Indonesia, tidak ketinggalan juga bagi WBP yang sedang menjalani pemidanaan di Lapas Kelas IIB Muara Teweh,” katanya.

PENYERAHAN Remisi Khusus Natal 2019 bagi warga binaan pemasyarakatan Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah [Kalteng], Rabu [25/12/2019]. Foto | Kalteng Independen

Dikatakannya, untuk mendapatkan remisi ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya, yang bersangkutan harus berstatus sebagai narapidana, menjalani minimal 6 bulan bagi kasus pidana umum,  menjalani 3 bulan bagi usia anak,” katanya lagi.

Syarat lainnya tambah Sarwito, selalu berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan dengan baik selama di dalam Lapas,  bukan pidana seumur hidup ataupun pidana hukuman mati. Selain itu, tidak sedang dalam masa hukuman disiplin yg dimasukan dalam Register F [Register pelanggaran].

Dijelaskan Sarwito, dalam momen Natal 2019, Lapas Muara Teweh melaksanakan serangkaian kegiatan berupa Perayaan Natal bersama, kerja sama dengan Gereja Kalimantan Evagelis [GKE] Muara Teweh yang dilaksanakan 8 Desember 2019 lalu, serta kunjungan keluarga [Kunjungam Natal 2019] yang dilaksanakan pada 25 Desember 2019, Tio/KI-02

Bagikan ini :