150 ASN Ikuti Sosialisasi Perundang-undangan dan Netralitas di Pilkada

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Seruyan, Hartono menyampaikan sambutannya di acara sosialisasi perundang-undangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, Kamis (3/5). Foto | Kalteng Independen

SERUYAN – Mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompeten dan profesional, sadar akan kedudukannya, sadar akan hak dan kewajibannya, serta diperoleh kesamaan persepsi, serta mendukung terwujudnya tata kelola kepegawaian dibidang administrasi kepegawaian yang lebih baik,

Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Seruyan menggelar sosialisasi perundang-undangan, “Peraturan BKN nomor 24 tahun 2017 tentang tata cara pemberian cuti PNS dan netralitas PNS lingkup Pemkab Seruyan, di Gedung Serba Guna Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, Kamis (3/5/2018).

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Haryono dan berlangsung sehari ini juga dihadiri sejumlah kepala SKPD, FKPD dilingkup Pemkab Seruyan, dengan peserta sekitar 150 orang yang berasal dari kantor unit satuan kerja, sekretaris dinas, kepala bagian serta kasubag umum dan kepegawaian se Kabupaten Seruyan, Camat, Kepala sekolah SD dan SMP se Kecamatan Seruyan Hilir.

BKPSDM mengundang narasumber dari kantor Badan Kepegawaian Negara Regional VIII Banjarmasin, Kabid Pengembangan dan Suvervisi Kepegawaian, Subekti Agus Rian.

“Sosialisasi Undang undang kepegawaian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang peraturan peraturan kepegawaian kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Seruyan, khususnya pengelola kepegawaian di Satuan Organisai Perangkat Daerah (SOPD) masing masing,” kata Kepala BKPSDM Hartono, saat menyampaikan laporannya.

Sementara Sekda Haryono dalam arahannya berpesan agar pejabat eselon II, III dan IV lebih memahami peraturan kepegawaian sehingga dalam melaksanakan tugasnya lebih terarah.

“Pejabat eselon I, II, dan III perlu memahami dan mematuhi aturan sepenuhnya jangan sepenggal-sepenggal membacanya, dari awal sampai akhir sehingga nanti runut dan tuntas,” singkatnya. (KI-02)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *