Muara Teweh – Lian (51), warga asal Desa Benangin ini menempuh waktu kurang lebih 3 jam dari tempat tinggalnya ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh. Waktu tersebut tak terasa lama baginya hanya demi untuk mendapat pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan dibalik kemudahan yang telah ditawarkan oleh BPJS Kesehatan dalam akses layanan informasi baik melalui Aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 1 500 400.

Dengan penuh semangat, Lian yang merupakan peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Pegawai Negeri Sipil di Kecamatan Teweh Timur ini menceritakan pengalaman pribadi dan keluarganya saat menggunakan pelayanan kesehatan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Tepatnya di tahun 2015 lalu, Lian mengalami kecelakaan tunggal dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Doris Sylvanus Palangkaraya. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, BPJS Kesehatan menjadi penjamin pertama untuk kasus kecelakaan tunggal dan menjadi penjamin kedua pada kasus kecelakaan ganda. Beruntungnya, Lian sudah memahami prosedur kecelakaan bagi peserta JKN-KIS.

“Dengan banyaknya manfaat dari Program JKN-KIS ini, saya selalu mencari tahu update terbaru dari program ini. Tidak hanya lewat internet, tapi saya senang rasanya bisa langsung bersilatuhrami dan mendapat penjelasan dari petugas. Tidak berbelit-belit, pelayanannya mantap. Saya ucapkan terima kasih karena biaya kecelakaan saya ditanggung oleh program JKN-KIS,” cerita Lian, Kamis (10/1/2019).

Tak hanya sampai disitu, Lian sehari-hari berjalan harus dibantu dengan dua tongkatnya. Ia kembali bercerita manfaat program JKN-KIS juga langsung dirasakan oleh teman hidupnya, Meliani. Di tahun yang sama, pada 2015 istrinya mendadak sakit stroke dan tentu membutuhkan biaya yang besar karena sakit di waktu yang hampir bersamaan.

“Beruntungnya saya sekeluarga punya kartu JKN-KIS. Walaupun saya harus menggunakan tongkat untuk berjalan, namun dari biaya ekonomi saya sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS. Semoga program JKN-KIS semakin membawa manfaat bagi orang banyak, dan kesadaran akan adanya program ini dapat diwujudkan dari semangat gotong royong, dengan semua peserta rutin membayar iuran,” ungkap Lian dengan sungguh-sungguh. (Tim KI)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *