Anggaran Perjalanan Dinas dan Bimtek di Pangkas, Pemkab Hemat Rp25 Miliar

KUALA PEMBUANG – Upaya Bupati Yulhaidir bersama Wakil Bupati (Wabup) Hj Iswanti melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas sejumlah kegiatan yang dinilai pemborosan seperti, perjalanan dinas dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), bukan hanya retorika.

Tahun pertama pemerintahannya, Yulhaidir – Iswanti berhasil memangkas anggaran perjalanan dinas SOPD yang semula bernilai Rp78 miliar lebih menjadi sebesar Rp50 miliaran saja. Ada penghematan sebesar Rp25 miliar dari item itu.

Penghematan tersebut kata Yulhaidir, dilakukan agar dananya bisa diarahkan untuk pembangunan yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Tahun pertama kami tegas akan fokus melakukan penghematan anggaran,” kata Yulhaidir, Rabu (27/3/2019).

“Kemarin biaya perjalan dinas, bimtek-bimtek Rp78 miliar, kita turun kan menjadi Rp50 miliar, ada penghematan sebesar Rp28 miliar,” sambungnya.

Yulhaidir menjelaskan, nantinya penghematan dari dana kegiatan perjalanan dinas dan bimtek itu akan diarahkan untuk membangun fasilitas publik seperti, sarana kesehatan, pendidikan, termasuk untuk pelayanan kesehatan untuk masyarakat melalui kartu Seruyan Sehat.

“Penghematan ini, supaya kita bisa lebih fokus membangun daerah, karena perjalanan dinas itu mengeluarkan ongkos dalam jumlah besar dan kita pun jadi tidak fokus untuk membangun daerah,” tegasnya. Tim KI/KI-02

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *