Anggota Dewan Ungkap Masih Ada Beasiswa Yang Tidak Tepat Sasaran

MUARA TEWEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] Kabupaten Barito Utara [Barut] menilai, dalam penyaluran bantuan pendidikan atau beasiswa di Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah masih ada yang tidak tepat sasaran.

“Perlu tim independen dalam penyaluran beasiswa oleh Pemkab Barut pada tahun 2020 nanti, karena masih ada pemberiannya tidak tepat sasaran,” kata anggota DPRD Barito Utara,  Muhammad Haris Fitriady.

Kepada sejumlah mahasiswa berasal dari Barito Utara yang kuliah baik di daerah maupun luar daerah katanya, dia menginginkan agar mahasiswa yang mendapatkan beasiswa harus tepat sasaran, benar-benar berprestasi dan orang yang kurang mampu.

“Karena jujur  dilapangan itu berbeda, ada yang numpang foto dirumah orang sebagai syarat agar mendapat beasiswa dan inilah terkadang yang membuat beasiswa tidak tepat sasaran,” ungkap anggota dewan termuda kelahiran 1996 lalu itu.

Haris-sapaannya- berharap si calon penerima beasiswa memang benar-benar diseleksi agar beasiswa yang disalurkan tepat sasaran dan yang menerimanya memang betul-betul orang yang berprestasi dan kurang mampu.

Selain itu, Haris menyarankan, perlu dibentuk tim independen dalam penentuan mahasiswa yang mendapat beasiswa, karena harus di cross-check ke lapangan secara langsung, agar beasiswa tersebut memang orang yang berhak dan layak mendapatkannya.

Tidak lupa pula, pria kelahiran 23 lalu tersebut berpesan kepada kaula muda agar belajar dengan sungguh-sungguh, selalu disiplin dan pendidikan selalu diutamakan, sebab Barito Utara membutuhkan Sumber Daya Manusia [SDM] yang berkualitas dan dapat diandalkan kedepan.

“Pemuda jangan sampai jadi penonton ditempat sendiri, dan orang luar yang mengambil peran akibat SDM kita yang kurang mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah,” tandasnya. Tio/KI-02

Bagikan ini :