ASN Di Awasi, Jika Melanggar akan Ditindak

PJS BUPATI SERUYAN Leonard S Ampung memberikan penjelasan kepada sejumlah media terkait larangan bagi ASN untuk berpolitik praktis. Foto | Kalteng Independen

SERUYAN – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan Kalimantan Tengah (Kalteng) diminta untuk menjaga netralitasnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Seruyan 2018.

Penjabat Sementara Bupati Seruyan, Leonard S Ampung, menegaskan akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku yakni, Undang-undang (UU) nomor 5 Tahun 2014 tentang larangan bagi ASN berpolitik praktis, jika ditemukan ASN yang melanggar.

“Kita punya regulasi, perangkat dan aparat untuk mengawasi netralitas ASN, kalau memang ada yang melanggar maka bisa ditindak sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Leo (Sapaannya) yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Provinsi Kalteng.

ASN sebagai abdi negara sudah seharusnya mengabdi untuk kepentingan masyarakat dan negara, bukan mengabdi pada kepentingan kelompok dan individu, sehingga siapapun pemimpinnya ASN sebagai abdi negara dan masyarakat akan tetap eksis.ASN juga diingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memelihara keamanan, dan tidak mudah terprovokasi dengan informasi tidak benar menjelang pelaksanaan Pilkada.

“ASN ini orang pintar, tentu bisa mencerna informasi yang diterima. Jangan mudah terprovokasi, apalagi sampai jadi provokator, justru ASN harus bisa mendorong terciptanya suasana aman dan nyaman di masyarakat,” katanya.

Leonard mengingatkan, pesta demokrasi jangan sampai membuat pemerintahan menjadi terkendala, dan ASN sebagai abdi negara harus tetap fokus untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai penjabat sementara, saya ditugaskan untuk mensukseskan penyelenggaraan Pilkada serta menjaga agar dalam tahun politik ini ASN tetap bersikap netral,” tegas Leonard. (Red)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *