Pengguna Kartu JKN-KIS Palangka Raya.

Palangka Raya – Yunita (39) adalah seorang wiraswasta di Kota Palangkaraya. Ia bercerita tentang pengalamannya yang baru saja mendaftar menjadi peserta JKN-KIS dari segmen PBPU (red – peserta mandiri) di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangkaraya. Sebelumnya Yunita sempat ragu dan khawatir untuk melakukan pendaftaran karena belum memahami dengan baik mengenai tata cara pembayaran. Saat ditemui, Yunita mengaku baru mendaftar sebagai peserta program JKN-KIS kurang lebih sekitar 3 minggu. Yunita pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali mau mendaftar menjadi peserta JKN-KIS.
“Saat itu saya hanya berbekal informasi yang diterima dari teman, tetangga dan berita di TV maupun media cetak. Saya lalu mendatangi kantor BPJS Kesehatan Kota Palangka Raya untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS, sekalian membawa kelengkapan persyaratan yang diperlukan untuk proses pendaftaran agar tidak bolak balik. Memang pada awalnya saya sempat ragu untuk ikut menjadi peserta JKN-KIS, karena dari cerita orang-orang, pembayaran iurannya susah dan ribet ketika di bank. Infonya hanya bisa lewat ATM, belum lagi kalau tempat ATM itu jauh, kan ini harus di bayar setiap bulan, kalau mau bayar saja jauh pasti akan malas untuk membayar,” ceritanya, Selasa (14/11/2018).
Setelah Yunita mendatangi Kantor BPJS Kesehatan sendiri dan  mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, ia pun mendapatkan informasi langsung dari petugas BPJS Kesehatan mengenai hak dan kewajiban diterima maupun yang harus dibayar. Yunita juga menanyakan mengenai pembayaran iuran yang selama ini menjadi kegalauannya. Petugas BPJS Kesehatan yang melayani pun menjelaskan dengan terinci perihal pembayaran iuran JKN-KIS.
“Kata Petugas BPJS Kesehatan di sana, pembayaran iuran JKN-KIS bisa dilakukan melalui kantor Pos, Pegadaian, Indomaret, Alfamart, PPOB, Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN. Di situ saya mulai merasa lega, ternyata banyak alternatif pembayarannya. Saya jadi ingin membuktikan kebenaran dan kemudahan pembayarannya. Nah, untuk iuran pertama saya coba bayar lewat Kantor Pos. Ternyata sangat cepat dan mudah. Lalu saya coba bayar bulan berikutnya di minimarket, sama-sama mudah dan cepat juga pelayanannya,” ungkap Yunita.
Yunita pun merasa tenang karena telah terdaftar pada program JKN-KIS. Ditambah lagi dengan kemudahan sistem pembayaran yang saat ini telah tersedia dan dekat dengan tempat tinggalnya. Yunita juga berkata akan melakukan pembayaran rutin setiap bulan sebelum tanggal 10 karena telah disediakan akses yang mudah dalam melaksanakan kewajibannya melakukan pembyaran iuran program JKN-KIS.
“Ya saya sangat senang dengan kemudahan akses pembayaran iuran dalam program JKN-KIS ini. Saya jadi bisa melakukan pembayaran iuran JKN-KIS kapanpun dan dimanapun tanpa khawatir akan terlambat. Karena sudah banyak tempat-tempat yang menerima pembayaran iuran JKN-KIS. Jadi nggak ada alasan lagi terlambat bayar iuran JKN-KIS karena susah bayar,” ujar Yunita.(GAB)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *