PEMBUANG HULU – Sedikitnya 11 rumah warga Jalan Harapan RT 04 RW 01, Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, hangus dilalap api pada Minggu (10/02/2019), sekitar pukul 23.55 WIB malam.

Api baru diketahui oleh warga sekitar ketika mulai membesar. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, tapi kerugian ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.

Kobaran api semakin membesar membakar rumah warga yang merupakan kawasan padat penduduk ditambah lagi bahan bangunan yang rata-rata terbuat dari kayu serta angin yang cukup kencang membuat api sulit dikendalikan.

Meskipun Petugas Pemadam Kebakaran telah turun tangan, namun karena lambatnya info kebakaran yang diterima serta terbatasnya unit kendaraaan pemadam membuat api sempat terus membesar dan merembet ke rumah warga yang terdekat. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB setelah Petugas Pemadam Kebakaran dan warga sekitar bahu membahu memadamkan api.

“Laporan dan info kepada kami agak terlambat, disamping itu unit kendaraan pemadam kita hanya satu unit. Sehingga api sudah besar dan tidak mudah untuk dipadamkan meskipun kami sudah berusaha semaksimal mungkin”, Ujar Mashuri, Komandan Satpol PP dan Kebakaran Sektor Hanau dan Danau Seluluk, Senin (11/2/2019).

“Kami juga merasa terbantu oleh warga Pembuang Hulu yang secara suka rela membantu pemadaman api dengan mesin yang dimiliki oleh pribadi atau kelompok. Namun warga lain yang mengerumuni untuk menonton ataupun mengambil foto/video di lokasi kejadian cukup mengganggu jalannya proses pemadaman,” katanya.

Data yang dihimpun kaltengindependen.com dilapangan, sembilan unit rumah hangus terbakar dan dua unit mengalami kerusakan hingga 50 persen. Korban kehilangan rumah dan harta benda kurang lebih 35 orang yang terdiri dari 16 Kepala Keluarga (KK).

Hingga saat ini, masih belum diketahui asal api yang menyebabkan kebakaran. Sementara lokasi kejadian telah di pasang Police Line (Garis polisi).

Terpisah, Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting Melalui Kapolsek Hanau Ipda Prio Amboro membenarkan kejadian tersebut.

“Memang benar adanya kejadian tersebut, itu terjadi malam tadi sekitar pukul 23.55 WIB, dan menghanguskan 11 rumah milik warga,” katanya.

Kronologis berdasarkan keterangan yang diperoleh kepolisian, peristiwa itu berawal pada saat salah satu korban bernama Sumarni (28), sedang tidur bersama anaknya yang masih berusia 10 tahun.

Tiba-tiba saja korban langsung terbangun dari tidur saat merasa ada benda yang terjatuh dari atas pelapon kamar, dan setelah beberapa saat tempat tidur korban terasa menggigit karena panas.

“Setelah itu, korban langsung melihat kearah pelapon, dan ternyata di atas pelapon tersebut ada api yang sudah membakar terpal alas pelapon,” ujarnya.

Segera setelah itu, korban langsung beranjak dari tidur dan membangunkan anaknya, kemudian keluar dari rumah sambil berteriak untuk meminta pertolongan.

“Korban langsung berlari keluar rumah, lalu meminta pertolongan, namun api dengan cepatnya membakar rumah korban karena memang rumah korban terbuat dari kayu, dan merambat kerumah lainnya.

Api baru bisa dijinakkan pada pukul 02.30 WIB, dan hingga saat ini petugas kepolisian setempat masih  melakukan penyelidikan lebih lanjut serta mengumpulkan keterangan dari para saksi akan kejadian tersebut. (Tka/KI-02).

KONDISI rumah warga Jalan Harapan RT 04 RW 01, Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, yang dilalap api pada Minggu (10/02/2019) malam. Foto | Tri Kusuma/Kalteng Indepenen
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *