Benarkah Pemkab Akan Dirikan BUMD Untuk Tampung Pisang Kepok?

BUPATI SERUYAN ketika melakukan panen perdana pisang kepok bersama Wakil Menteri (Wamen) Perindustrian Alex SW Retraubun di Desa Bangun Harja Eks Trans Unit I, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Seruyan. Foto | Kalteng Independen

SERUYAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan berencana mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor pertanian dan perkebunan, terutama dalam menampung melimpahnya produksi pisang kepok di Kabupaten Seruyan.

“Kini kita sedang merancang peraturan daerah tentang pembentukan BUMD Pertanian,” kata Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan Djainu’ddin Noor, Senin kemarin.

Dijelaskannya, pembentukan BUMD bertujuan untuk menampung melimpahnya produksi pisang kepok yang berada di sejumlah desa di Kecamatan Seruyan Hilir Timur yang notabene merupakan sentra produksi pisang kepok terbanyak di wilayah Kabupaten Seruyan, seperti Desa Kartika Bhakti dan Bangun Harja.

Saat ini katanya, Pemkab Seruyan sedang menyusun draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai BUMD tersebut.

“Diharapkan nantinya Raperda ini bisa disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), sehingga para petani dan juga daerah bisa dapat meraih pendapatan daerah dari melimpahnya produksi pertanian tersebut.

BUMD merupakan upaya pemerintah daerah untuk melindungi para petani dari gejolak harga yang selama ini bisa dikatakan tidak stabil, sehingga dengan adanya BUMD ini nantinya para petani tidak perlu khawatir lagi mengenai pemasaran hasil pertaniannya dan turun naiknya harga di sejumlah tangkulak.

“Nanti harga pisang kepok akan kita tentukan yang pasti tidak merugikan petani,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya BUMD nantinya bisa menjadi solusi untuk petani dalam memperoleh modal dalam bertani sementara menunggu hasil pertanian.

“Maka dari itu nantinya BUMD ini akan kita tunjuk pengelolanya agar dapat berjalan sesuai harapan pemerintah daerah dan masyarakat,” terangnya. (KI-02)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *