Mastaniah (49) bercerita bagaimana kelahiran cucu pertamanya sembari menunjukkan fotonya.

Barito Utara – Berawal dari kunjungan tim reporter Jamkesnews ke sebuah rumah di Desa Benangin Barito Utara, Mastaniah (49) bercerita bagaimana kelahiran cucu pertamanya sembari menunjukkan fotonya yang disimpannya dengan baik yang sekarang telah tidak tinggal serumah lagi dengannya.

“Awal Januari 2018 anak saya, Nor Maripah berada pada usia kandungan 9 bulan dan pada saat itu sekitar subuh pukul 03.00 dini hari ingin melahirkan dan dalam keadaan mendesak, harus segera mendapat pertolongan untuk persalinannya,” tutur Mastaniah, Kamis (10/1/2019).

Ia melanjutkan, pada saat itu, dengan dibantu oleh Kepala Desa Benangin dan warga lainnya, dibawalah Nor Maripah ke Puskesmas Benangin yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah. Yang menjadi luar biasa adalah pada saat itu sedang banjir dan akses darat tidak memungkinkan, sehingga untuk menuju ke puskesmas harus menggunakan speedboat milik aparat desa. Untungnya, Nor Maripah sendiri telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Penerima Bantuan Iuran Daerah Kabupaten Barito Utara.

“Dengan bantuan dari warga desa dan pelayanan yang cepat tanggap dari pihak puskesmas, syukurlah persalinannya dapat berjalan lancar. Bahkan tak sampai di situ saja, seluruh biaya persalinannya pun ditanggung semua oleh BPJS Kesehatan. Entah bagaimana kalau tidak ada JKN-KIS, bagaimana kami harus bayar biaya persalinannya. Untuk itu saya sangat berterima kasih,” tambah Mastaniah.

Sementara itu, Ida (34), salah satu petugas kesehatan di Puskesmas Benangin, mengatakan dengan banyaknya masyarakat yang berobat dan mengakses pelayanan kesehatan di puskesmas menjadikan kebanggan tersendiri dapat dipercaya oleh masyarakat.

“Dengan kehadiran program JKN-KIS, kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dalam rangka peningkatan terhadap derajat kesehatan masyarakat setempat,” ucap Ida.

Program JKN-KIS sejatinya merupakan wujud gotong royong yang telah ada dan berkembang dari para pendahulu kita, sehingga demi mewujudkan program JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan harus didukung seluruh pihak. Dari segi kolektabilitas melalui rutin melakukan pembayaran iuran sampai dengan memberikan pelayanan prima kepada peserta merupakan wujud akan rasa peduli dan tolong menolong antar sesama. (Tim KI)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *