Bidan di Puskesmas Pahandut.

Palangka Raya – Winanti (42) adalah seorang pegawai di salah satu Puskesmas kota Palangka Raya, tepatnya ia adalah seorang bidan di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Sehari-hari ia bertugas sebagai bidan penanggungjawab pelayanan persalinan di Puskesmas Pahandut. Pada saat ditemui, ia menceritakan betapa berharganya pengalaman sebagai bidan puskesmas yang melayani peserta JKN-KIS ketika ada proses persalinan.

Belum lama ini bidan Winanti melayani peserta JKN-KIS yang melakukan persalinan di Puskesmas Pahandut. Di Puskesmas Pahandut sendiri ada sebanyak 6 orang bidan dan bebera mahasiswi kebidanan yang sedang melakukan praktek magang di Puskesmas. Ia pun menceritakan tentang betapa berharganya proses pelayanan persalinan yang dilakukan di Puskesmas, karena dapat membantu menjaga kompetensi seorang bidan dan bisa memberikan pengalaman bagi para mahasiswi kebidanan yang sedang melakukan praktek magang sebelum mereka resmi menjadi seorang bidan.

“Kami sebagai seorang bidan sangat membutuhkan proses persalinan, karena dengan kami menolong orang yang sedang bersalin, maka hal tersebut akan membantu kami untuk menjaga kompetensi kami sebagai seorang bidan. Belum lagi di Puskesmas sini juga ada beberapa mahasiswi dari kebidanan yang melakukan praktek magang, mereka pasti juga membutuhkan pengalaman ketika memberikan pertolongan langsung pada proses persalinan. Karena mereka nanti juga akan menolong persalinan secara sendiri pada saat mereka sudah menjadi seorang bidan,” ungkap Winanti, Rabu (14/11/2018).

Selain untuk menjaga kompetensi seorang bidan dan menjadi pengalaman untuk para mahasiswi kebidanan, persalinan yang dilakukan di Puskesmas juga dapat menjadi bukti bahwa semua kualitas layanan persalinan, baik itu di Puskesmas maupun di rumah sakit, tidaklah berbeda.

“Dengan adanya layanan persalinan yang baik yang kami lakukan sesuai dengan standar pelayanan yang ada di Puskesmas, diharapkan dapat membawa pencerahan tersendiri bagi masyarakat terutama peserta JKN-KIS bahwa pelayanan persalinan yang ada di Puskesmas tidak kalah dengan pelayanan persalinan yang ada di rumah sakit,” sambung Winanti.
Dengan upaya layanan persalinan yang baik yang telah dilakukan oleh Winanti, ia mempunyai harapan agar ke depannya ada lebih banyak lagi masyarakat yang mau menjalani proses persalinan di Puskesmas agar menjaga kompetensi para bidan yang bertugas di Puskesmas supaya tetap terjaga. (GAB)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *