BNK Seruyan, TNI-Polri Mendadak Gelar Razia di Kota Kuala Pembuang

KETUA BNK Seruyan Hj Iswanti [tengah], Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro [kanan] dan Perwira Penghubung Kodim 1015 saat melakukan razia di kota Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan Kalteng, Sabtu [8/8/2020] malam. Foto | Ist/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Mencegah dan menimalisir peredaran narkoba, sekaligus melakukan penertiban terhadap aktivitas negatif masyarakat Kuala Pembuang saat malam hari, Secara mendadak Badan Narkotika Kabupaten [BNK] Seruyan bersama jajaran TNI-Polri menggelar razia gabungan didalam kota Kuala Pembuang, Sabtu [8/8/2020] malam.

Ketua BNK Kabupaten Seruyan, Hj Iswanti yang juga Wakil Bupati Seruyan, mengatakan, razia ini dilaksanakan guna menekan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Seruyan, terutama di Kuala Pembuang.

“Jika ditemukan perilaku warga yang mengarah pada indikasi keterlibatan narkoba, maka akan kita lakukan test urine di Polres Seruyan terhadap yang bersangkutan,” kata Iswanti disela-sela razia.

BNK Seruyan kata mantan legislator DPRD Provinsi Kalteng tersebut menginginkan, agar Kabupaten Seruyan bisa terbebas dari peredaran narkoba, terutama dikalangan remaja dan pelajar.

“Guna memutus peredaran narkoba ini, tentunya kami bersama kepolisian dan TNI butuh dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama dapat menanggulanginya,” terangnya.

Iswanti menekankan, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, sehingga peran serta masyarakat sangat penting.

“Dengan demikian upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang diharapkan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro menambahkan, pihaknya tak akan segan menindak setiap pelaku pengedar atau pemakai narkoba di wilayah hukum Polres Seruyan.

“Tak ada toleransi bagi siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba ini. Akan kami tindak tegas,” katanya.

Dalam kegiatan patroli dan razia penyisiran di jalanan Kuala Pembuang tersebut, pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di luar rumah saat malam hari.

“Kita ingin menertibkan bentuk kegiatan masyarakat yang dinilai meresahkan masyarakat lainnya, seperti aktivitas balapan liar dan sebagainya,” paparnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *