BPJS Kesehatan Tingkatkan Kualitas Layanan JKN-KIS melalui TKMKB

PALANGKA RAYA – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya bersama dengan Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) Palangka Raya melakukan rapat koordinasi untuk meningkatkan kualitas mutu layanan kesehatan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kota Palangka Raya.


Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya pekan lalu itu dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan, kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul, dan anggota TKMKB Kota Palangka Raya, serta undangan dari Kejaksaa Negeri Kota Palangka Raya yang dihadiri langsung oleh Kajari Kota Palangka Raya Zet Tadung Allo.


Pada kesempatan rapat tersebut, dilakukan pembahasan terhadap indikasi terjadinya kecurangan terhadap pelayanan kesehatan didalam pelaksanaan program JKN-KIS khususnya di Kota Palangka Raya. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan juga menyampaikan tujuan dari pelaksanaan rapat yang dilaksanakan bersama dengan TKMKB Kota Palangka Raya adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan kepada peserta program JKN-KIS.


“Koordinasi dengan anggota TKMKB adalah untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan pelayanan kesehatan dalam pelaksanaan program JKN-KIS. Karena dalam pelaksanaannya, program JKN-KIS ini rawan terjadi tindakan fraud. Fraud bisa dilakukan oleh siapapun, baik oleh fasilitas kesehatan maupun oleh peserta program JKN-KIS itu sendiri. Untuk itu, kami akan lakukan koordinasi terus menerus dengan tim untuk menjaga  kualitas pelayanan kesehatan dari program JKN-KIS ini,” ungkap Masrur dalam rilisnya, Jumat (22/3/2019).


Selain itu disampaikan pula bahwa tujuan adanya Kejaksaan Negeri dalam kegiatan kali ini adalah dalam rangka meminta pandangan hukum apabila terdapat kecurangan yang ditemui di fasilitas kesehatan.


Dilain pihak, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang diadakan oleh BPJS Kesehatan dengan TKMKB Kota Palangka Raya. Ia mengatakan bahwa menjaga mutu pelayanan kesehatan merupakan tugas bersama.


“Pelayanan kesehatan di era JKN-KIS ini harus mendapatkan perhatian secara khusus, terutama untuk menjaga kualitas dan mutu pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan kepada masyarakat,” kata Suyuti.


Kepala Kejaksaan Negeri Kota Palangka Raya juga menyampaikan tanggapannya terhadap pelaksanaan rapat koordinasi yang telah dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan mutu layanan. Tugas kejaksaan sebagai mendukung dalam pelaksanaan program JKN-KIS, karena dalam pelaksanaannya terdapat uang negara yang harus di awasi secara bersama.
“Koordinasi seperti ini dapat mencegah terjadinya kecurangan yang mungkin saja terjadi pada program JKN-KIS. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita juga bisa mendapatkan solusi terkait kasus-kasus yang perlu mendapatkan perhatian khusus,” kata Zet.


Sampai dengan 1 Februari 2019, jumlah peserta JKN-KIS di Kota Palangka Raya telah mencapai angka 231.476 jiwa atau sebesar 88,09% dari jumlah total penduduk Kota Palangka Raya. Selain itu, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta, BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya bekerja sama dengan 47 fasilitas kesehatan di Kota Palangka Raya, yang terdiri dari 11 puskesmas, 18 dokter praktek, 9 klinik pratama/klinik TNI/POLRI, 2 dokter gigi, 1 klinik spesialis mata dan 6 rumah sakit. Tim KI/KI-02

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *