KUALA PEMBUANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Sosial terus berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat di Bumi Gawi Hatantiring.

Oleh sabab itu, Bupati Seruyan, Yulhaidir juga menegaskan agar bantuan yang diberikan dari pemerintah pusat tersebut harus benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan yaitu mereka kurang mampu atau miskin. 

Tentunya peran kepala desa (kades) juga dibutuhkan, agar bisa mendata masyarakat yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan agar bantuan lebih tapat sasaran.

“Saya meminta kepada kepala desa agar mendata warganya yang berhak mendapatkan bantuan, jangan sampai yang menerima ini orang yang memiliki rumah beton (orang mampu, red),” kata Bupati Seruyan, Yulhaidir, Senin (21/10/2019).

Dalam launching dan sosialisasi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) BPNT di Kabupaten Seruyan yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Seruyan, tentunya hal tersebut adalah merupakan transformasi dari sebelumnya bantuan sosial beras sejahtera (Rasta) menjadi BPNT.

“Karena ini khusus untuk keluarga yang belum mampu, sehingga pada saat verifikasi harus betul-betul sesuai dengan fakta,” ujarnya.

Tambahnya, dengan program bantuan tersebut ia juga berharap agar bantuan program BPNT yang tersalurkan bisa memudahkan masyarakat Kabupaten Seruyan.

Seperti hal nya untuk pengambilan bantuan pangan, penerima bantuan sosial yang memiliki Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) juga bisa melakukan transaksi pembelian bahan pangan menggunakan kartu KKS di Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warung) terdekat.

“Ini bantuan dari pemerintah pusat, bantuan pangan non tunai, sehingga bantuan masuk ke rekening masing-masing setiap bulannya. Kemudian seperti pangan, sembako, beras yang jelas bantuan ini untuk masyarakat yang kurang mampu,” jelasnya. Tim KI/KI-02

Bagikan ini :