KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan, Yulhaidir mengingatkan kontestestan, agar rumah ibadah tidak dimanfaatkan sebagai tempat berkampanye pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres).

Pasalnya, masa-masa kampanye rentan terhadap gesekan dan konflik yang bisa saja menimbulkan berbagai hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat.

“Jangan memanfaatkan rumah ibadah sebagai tempat untuk berkampanye, apabila masih ada yang kampanye di masjid, gereja, dan lainnya, mohon dihentikan saja,” kata Bupati Yulhaidir saat menyampaikan arahannya di acara deklarasi Forum Kerukunan Antarumat Beragama, Rabu (19/12) kemarin.

Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang pemilu, Bupati mengajak masyarakat untuk memelihara situasi yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

“Saya berharap semua elemen masyarakat terus menjaga situasi di Kabupaten Seruyan tetap kondusif hingga pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 nanti,” Yulhaidir, Bupati Kabupaten Seruyan.

Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tambah dia, pihaknya juga terus meningkatkan sinergisitas dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayahnya.

“Para tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas, LSM, parpol, mari kita saling berkoordinasi menjadi jembatan yang baik dan memberikan informasi edukatif positif agar masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” paparnya. (KI-02)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *