Bupati Seruyan Ingin kepala SOPD Aktif Hadiri Agenda Penting Pemkab

KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah Yulhaidir menginstuksikan kepada seluruh Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah [SOPD], untuk aktif dalam setiap agenda yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Seruyan.

Pasalnya, jika kepala SOPD tidak aktif secara berulag-ulang tanpa keterangan yang jelas, Bupati tidak segan-segan memberi sangsi.

“Kalau tidak aktif dalam berbagai kegiatan secara berulang-ulang tanpa keterangan, berpotensi diturunkan golongannya,” kata Yulhaidir kepada sejumlah media, Kamis [2/9/2019].

Yulhaidir menginginkan, mulai 16 September 2019, setiap rapat dan kegiatan yang ditandatangani bupati atau dihadiri bupati, maka kepala SOPD harus hadir.

“Kalau tidak hadir, harus ada alasan yang jelas. Seperti penugasan dari pimpinan dan sakit dengan surat keterangan dari dokter,” terangnya.

“Apabila tidak hadir tanpa keterangan maka, akan dijalankan absensi, setelah itu diberi peringatan dan ditembuskan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara [KASN],” tegasnya.

Bupati mengatakan, sebenarnya dirinya tidak mau melakukan hal tersebut. Akan tetap dia mengaku banyak mendapat laporan dan masukan untuk bertindak lebih tegas. Misalnya pada saat HUT ke-17 kabupaten, hanya dihadiri pejabat eselon II sebanyak dua hingga tiga orang saja.

“Hal seperti inikan miris sekali, padahal kegiatan itu merupakan agenda besar bagi daerah. Ini merupakan wibawa daerah, menyangkut wibawa pimpinan, maka akan saya tegakkan,” pungkasnya. Tim KI/KI-01

Bagikan ini :