Cabuli Bocah 7 Tahun, Norman Diringkus Polisi

MUARA TEWEH – Normansyah [18], ditangkap aparat kepolisian pada Rabu [1/1/2020] kemarin karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur,  sebut saja Bunga [7]  di lokasi pertokoan Barito Permai, sekitar pukul 21.00 WIB  jalan Sengaji Hulu Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah [Kalteng].

Foto | Ilustrasi

Penangkapan tersebut, berawal dari laporan ibu korban Juliana yang tidak terima anaknya di cabuli oleh oleh pelaku pemuda berusia 18 tahun tersebut.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma SIK, melalui Kasat Reskrim Kristanto Situmeang,  Jumat [3/1/2019] dalam release-nya menerangkan, Norman,  Melakukan perbuatan cabul terhadap Bunga yang peristiwanya terjadi sekitar bulan Juni 2019, di rumah barak yang terletak di Jalan Flores, Kelurahan Melayu, Kecamatan  Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara.

“Tersangka lahir di Muara Teweh tanggal 20 Juni 1999, pekerjaan Swasta, beralamat Jalan Keladan, Gang Nike Ardila, RT 04, Kelurahan Lanjas, Kecamatan  Teweh Tengah,” ujarnya.

Berdasarkan laporan ibu korban dan beberapa saksi pihaknya melakukan penyelidikan secara intensif oleh Unit Buser Sat Reskrim Polres Barut dan informasi dari informan, didapat informasi bahwa tersangka Norman sedang berada di halaman Pertokoan Barito Permai, Muara Teweh.

Kemudian, anggota Unit Buser Sat Reskrim Polres Barut melakukan penangkapan terhadap tersangka dan pada saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan.

“Tersangka mengakui perbuatannya telah mencabuli korban Bunga secara berulang-ulang pada sekitar bulan Juni 2019 di dua TKP yang berbeda yaitu di barak yang terletak di Jl. Flores dan di lantai 2 Pertokoan Barito Permai, Muara Teweh, “kata Kristanto Situmeang.

Tersangka mencabuli korban seraya menakut-nakuti korban agar tidak melapor kepada orang tuanya atau siapapun.

“Pasal yang disangkakan adalah Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,  pungkasnya. Tio/KI-02

Bagikan ini :