Warga Seruyan Hulu dan Suling Tambun Lebih Nyaman Belanja di Kalbar

KUALA PEMBUANG – Kondisi infrastruktur menuju daerah perkotaan di Kabupaten Seruyan yang masih belum memadai membuat desa-desa pedalaman yang terisolir kesulitan mengembangkan ekonominya. Terutama dalam mencari barang kebutuhan sehari-hari.

Kondisi itu memaksa warga pedalaman di Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun, memilih berbelanja di Provinsi tetangga yakni, Nanga Pinuh Kabupaten Malawi Kalimantan Barat (Kalbar).

Hj Ati warga Tumbang Manjul kepada Kalteng Independen menuturkan, warga memilih belanja ke Nanga Pinuh karena jarak tempuh melalui jalan darat yang cukup dekat yakni, hanya dua jam perjalanan melalui jalan milik perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) PT Erna Djuliawati.

“Jalan ke Nanga Pinuh lebih bagus dari tempat kita,” Hj Ati Pedagang Kecamatan Seruyan Hulu.

Namun, kekurangannya kata Hj Ati yang juga pedagang tersebut, di Nanga Pinuh sejumlah barang belanjaan masih kurang lengkap.

“Ada barang-barang tertentu yang tidak ada di sana, kalau di tempat kita (Kotim atau Pangkalan Bun) barangnya lengkap, ” ujarnya.

Terkait harga katanya, barang kebutuhan di Kabupaten Malawi tidak jauh berbeda dengan di Pangkalan Bun ataupun Kotawaringin Timur (Kotim). (KI -02)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *