Cegah Konflik Sosial, FKDM Memiliki Peranan Strategis

KUALA PEMBUANG – Deteksi secara dini berbagai informasi, data, keterangan tentang berbagai persoalan yang dapat mengancam stabilitas Nasional di daerah yang berhubungan dengan keamanan ketertiban masyarakat, sosial budaya, politik, ideologi, tapal batas dan juga persoalan sengketa lahan yang banyak terjadi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Seruyan merangkul sejumlah kalangan untuk turut serta di Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Upaya tersebut dilakukan agar semua pemangku kepentingan meningkatkan Intelijensi masyarakat dalam penanganan deteksi dini, peringatan dini serta Cegah Dini berbagai permasalahan yang ada di kecamatan, desa maupun dipelosok daerah.

Dan mengambil langkah-langkah cepat, tepat dan tegas serta proporsional untuk menghentikan segala bentuk tindak kekerasan akibat konflik sosial, Isu Sara dan terorisme, dengan tetap mengedepankan aspek hukum.

Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Seruyan Harta Sima mengemukakan, Kabupaten Seruyan merupakan kabupaten pemekaran yang  menyimpan potensi konflik yang cukup besar mengingat banyaknya investor yang berinvestasi baik dalam bidang perkebunan, pertambangan dan Hak Pengusahaan Hutan (HPH).

Perkembangan penduduk pendatang sebagai tenaga kerja atau karyawan di perusahaan-perusahaan swasta tersebut akan mengundang semakin banyak berbagai macam suku, bahasa dan budaya serta adat istiadat yang masuk di Kabupaten Seruyan yang secara langsung akan mempengaruhi kehidupan masyarakat lokal.

“Kemajuan sebuah daerah dapat dilihat dari banyaknya investor yang masuk untuk berinvestasi, akan tetapi harus diimbangi dengan pembangunan kehidupan masyarakat lokal, supaya masyarakat dapat menikmati kemajuan yang ada di daerahnya, dan kehidupan mereka dapat lebih baik lagi,” katanya.

Harta Sima menambahkan, untuk menghindari konflik yang terjadi perlu dilakukan antisipasi cegah dini semua potensi konflik yang bisa muncul akibat adanya gesekan antara investor dengan masyarakat lokal ataupun masyarakat lokal dengan masyarakat pendatang.

“Semua pihak diharapkan dapat selalu bekerjasama untuk menghindari setiap permasalahan/konflik dengan mengutamakan musyawarah dan mufakat dengan prinsip setiap persoalan ada jalan keluarnya,” terangnya.

Dijelaskannya, sebagai bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kabupaten Seruyan ikut  bertanggung jawab dan berkewajiban dalam menjaga stabilitas NKRI di daerah dengan segera melakukan antisipasi serta menangani secara dini segala bentuk permasalahan ataupun ancaman yang membahayakan kepentingan daerah dan nasional,” paparnya. Fen/KI-01

SOSIALISASI Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Gedung Serbaguna, Pembuang Hulu Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan. Foto | Istimewa/Kalteng Independen
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *