Muara Teweh – Begitu banyak pengalaman dari masyarakat akan manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Bagi mereka yang telah merasakan, tentu menjadi cerita yang menarik untuk didengar. Program JKN-KIS memang wajib diikuti oleh seluruh Warga Negara Indonesia. Namun lebih dari itu, program JKN-KIS juga dapat dimaknai sebagai ladang amal dalam membantu sesama.

Seperti hal yang dialami oleh Anang Israwansyah ,(43), saat ditemui Tim Jamkesnews.com pada Senin (24/9/2018). Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kelurahan Lanjas Kabupaten Barito Utara, masuk pagi pulang sore sudah menjadi waktunya dalam menjalankan tugas. Kesehariannya dijalani dengan pola hidup sehat menurut versinya. Namun tak menyangka, sakit juga datang menghampiri.

“Sepertinya selama ini saya sudah berusaha hidup dengan pola yang sehat, makanan, istirahat dan olahraga sudah cukup terjaga, namun tiba-tiba saya juga kena sakit dan harus dirawat inap,” ucapnya, Kamis (10/1/2019).

Pada Maret 2017, Anang mendadak kena serangan jantung dan dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh. Untungnya, tindakan medis yang cepat dapat mencegah kondisi Anang menjadi lebih buruk. Dan bersyukurnya, ia telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun.

“Saya bersyukur telah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS, karena ternyata saya yang tadinya sudah yakin dengan kesehatan yang selama ini saya jaga, eh ternyata sakit juga. Terima kasih JKN-KIS dan BPJS Kesehatan. Saya sangat merasakan manfaatnya dan tak terbayang jika harus menanggung biaya perawatan yang puluhan juta,” ungkap Anang.

Disamping sebagai kepala keluarga dengan istri dan 3 orang anak tentu jika harus membayar biaya perawatan di rumah sakit akan menjadi tidak mudah baginya. Dengan kondisinya sekarang, Anang harus kontrol rutin ke FKTP dan sesekali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dengan adanya JKN-KIS, ia tidak perlu khawatir lagi dan berharap bagi mereka yang belum mempunyai jaminan kesehatan agar segera mendaftar menjadi peserta JKN-KIS.

“Tidak ada salahnya mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, banyak manfaatnya. Selain sebagai perlindungan dari risiko sakit tak terduga, juga menjadi ladang amal untuk membantu sesama,” ajak Anang. (Tim KI)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *