Dampak Corona, Pemkab Seruyan Masih Menutup Objek Wisata Sungai Bakau

OBJEK WISATA Cemara Seribu yang terletak di Desa Sungai Bakau tampak masih sepi dari wisatawan. Jumat [24/4/2020]. Foto | Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Destinasi wisata di Desa Sungai Bakau terpaksa ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan, penutupan objek wisata tersebut dilakukan lantaran penyebaran virus corona dianggap sebagai masalah serius yang harus ditangani, diharapkan dengan cara tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Desa Sungai Bakau Yuyun Erawati ,Jumat [24/4/2020], membenarkan karena dampak corona membuat tempat wisata yang terletak di desanya ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Yuyun menyebut, penutupan wisata tersebut karena adanya instruksi dari Gubernur Kalteng dan Bupati Seruyan, untuk menutup wisata yang berada di Kabupaten Seruyan.

“Karena ini sudah menjadi himbauan dari Gubernur dan Bupati jadi kita harus mengikuti, ini memang salah satu cara untuk menghambat penyebaran virus corona ini. Dengan menutup tempat wisat ini kan dapat mengurangi orang berkerumun,” terangnya.

Lanjutnya mengatakan bahwa, untuk mengantisipasi pengunjung masuk ke dalam pantai, pihaknya telah menutup satu pintu masuk menuju ke Sungai Bakau. Sehingga untuk jalur keluar masuk warga hanya menggunakan satu pintu saja.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *