Di Seruyan, Jika Tidak Pakai Masker di Tempat Umum Bakal Didenda Rp250 ribu

BUPATI SERUYAN Yulhaidir.

KUALA PEMBUANG, KI – Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah [Kalteng], Yulhaidir menyatakan bahwa pihaknya berencana memberikan sanksi berupa denda sebesar Rp250 ribu, kepada siapapun yang tidak menggunakan masker pada saat berada di tempat umum.

“Rencana tersebut dibuat sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran pandemi virus corona sekaligus persiapan kabupaten ini menghadapi tatanan kehidupan baru,” kata Yulhaidir, Senin [29/6/2020].

Saat ini katanya, pihaknya sedang melakukan persiapan dan sosialisasi rencana memberlakukan sanksi tersebut dari tanggal 1 sampai 30 Juli 2020, sembari mempersiapkan penetapan penormalan baru beserta aturannya.

“Pemberlakuan denda sebesar Rp250 tersebut akan diterapkan 1 Agustus nanti. Dendanya disetor menjadi kas daerah,” ungkapnya.

“Kita sedang menyiapkan aturannya terlebih dahulu minimal peraturan bupati, tapi menurut informasi peraturan gubernur sudah ada terkait hal tersebut, jadi kita mengacu pada peraturan tersebut dan akan dikonsultasikan lagi untuk lebih lanjutnya,” terangnya.

Dijelaskan Yulhaidir, denda tersebut berlaku juga bagi pengendara pada saat di jalan raya. Namun, ada kelonggaran bagi masyarakat yang berolahraga saja, setelah selesai, maka diwajibkan kembali untuk menggunakan masker.

“Seperti olah raga bersepeda, dan lainnya ada toleransi diperbolehkan tidak menggunakan masker. Tapi, setelah aktivitas tersebut selesai maka harus menggunakan masker,” paparnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *