Dinas Pariwisata Diminta Segera Susun Master Plan Pariwisata Pantai

PJS BUPATI SERUYAN, Leonard S Ampung, memberikan keterangan kepada media selepas melakukan silaturahmi dengan DPRD, SKPD, FKPD lingkup Pemkab Seruyan di Aula Kantor Bupati Seruyan, Senin (19/2) kemarin. Hari itu juga menjadi hari pertama Leo (Sapaannya) menjabat Bupati Seruyan selama Bupati dan Wakil Bupati menjalani cuti mengikuti Pilkada Serentak 2018. FOTO | KALTENG INDEPENDEN

KALTENG INDEPENDEN, SERUYAN – Selama menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Seruyan Leonard S Ampung memiliki tugas-tugas khusus dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Salah satunya mendorong Pemkab Seruyan melalui instansi terkait seperti Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Seruyan untuk segera menyusun rencana pengembangan pariwisata terutama kawasan di pesisir pantai.

Menurut Leonard, kawasan wisata pantai di Bumi Gawi Hatantiring yang membentang luas hingga ke Kotawaringin Timur (Kotim) sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

“Dengan adanya master plan (rencana induk) maka pengembangan sektor pariwisata akan menjadi terarah dan jelas,” ujarnya.

“Saya minta melalui instansi terkait ini di mapping (dipetakan) dengan baik,” tambahnya.

Kadis PUPR Provinsi Kalteng ini mengutarakan, pengembangan wisata dapat dimulai dengan memetakan berbagai potensi wisata yang ada, mulai dari budaya, kuliner, alam dan lain sebagainya.

Jika sudah memiliki rencana yang jelas tentang pengembangan pariwisata, selanjutnya bisa dilakukan bersama-sama oleh instansi lintas sektoral sehingga pengembangan potensi wisata dapat terarah.

“Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Seruyan bisa saling bekerjasama untuk pembenahan infrastrukturnya, begitu juga dengan SKPD terkait lainnya,” terangnya.

Sesuai arahan dari Gubernur Kalteng ujar Leo (Sapaannya), Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan diminta untuk bersama-sama mengembangkan kawasan pesisir pantai yang membentang dari Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kotim hingga Kuala Pembuang, Seruyan.

“Saya minta Dinas Pariwisata dan PUPR untuk membuat masterplan pengembangan wisata pantai untuk nanti disampaikan kepada pak gubernur, dan ini dalam rangka menyiapkan destinasi wisata, khususnya wisata pantai di Kalteng,” tutupnya.

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *