Plt Kadisnakertrans Seruyan Sugian Noor

KUALA PEMBUANG, KI – Dalam rangka mendukung visi dan misi bupati seruyan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi [Disnakertrans] Kabupaten Seruyan selain masih menjalankan program lanjutan tahun 2019 seperti pengembangan wilayah transmigrasi dan identifikasi, karena program tersebut merupakan program pemerintah pusat, Disnakertrans Kabupaten Seruyan  juga akan menjalankan berbagai program-program baru di tahun 2020.

Sugian noor, Plt Kepala Disnakertrans kepada KI diruang kerjanya pada Selasa, [4/2/2020] bahwa pihak Disnakertrans sudah mendapatkan potensi wilayah yang bisa di tempatkan transmigrasi yaitu, di desa Sungai Perlu Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, dan program tersebut akan ditindaklanjuti oleh Disnakertrans berdasarkan rancangan Bappeda ditahun ini.

“Mengenai program tenaga kerja yaitu ada tenaga kerja hubungan industrial, dimana para tenaga kerja mengikuti pelatihan di BLK atau Balai Latihan Kerja, yang dibiayai melalui dana diskonsentrasi dari Kaltim yang bersumber dari Pemerintah Pusat. Selain itu, di tahun ini pula pihak disnakertrans akan melakukan MoU dengan perusahaan besar swasta kelapa sawit yakni PT Sinarmas untuk tenaga pemanen. Setelah diadakan pelatihan yang dimaksud, selanjutnya tenaga kerja tersebut akan direkrut oleh PT Sinarmas,” kata Sugian.

Menjawab pertanyaan, banyaknya keluhan para pekerja terkait status pengupahan dan pekerjaan yang tidak sesuai dan dianggap merugikan para pekerja?

“Terkait sengketa ketenaga kerjaan, pada tahun 2019 ada 28 kasus sengketa ketenagakerjaan atau perburuhan yang sudah diselesaikan oleh Disnakertrans Kabupaten Seruyan. Dan pada tahun 2020 sudah mulai ada laporan pengaduan tentang ketenagakerjaan dari masyarakat. Permasalahan tersebut sudah disampaikan kepada bapak bupati. Bapak bupati seruyan berharap, kepada kami selaku dinas yang membawahi ketenagakerjaan, agar tetap merespon dan bertindak cepat dengan turun ke lapangan untuk melakukan pendampingan, mediasi atau memfasilitasi”, pungkasnya.

Sugian menyarankan, kepada pihak perusasahaan besar swasta kelapa sawit, agar tidak hanya membuka peluang kerja untuk karyawan tetap, melainkan perlu juga membuka peluang untuk pekerja di bidang lainnya. Terkait sistem pengupahan, menurut Sugian memang bervariasi.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor              : Efendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *