Disperindag Rencanakan Revitalisasi Pasar Tengah

KUALA PEMBUANG – Program Revitalisas Pasar merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Perdagangan RI untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat, meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omzet, mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat dan mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri di era persaingan global yang kian terbuka lebar.

Oleh karena rencana revitalisasi pasar tengah oleh pemda Seruyan, Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah sedang dilakukan pemberitahuan untuk para pedagang yang berlokasi di area tersebut. Dan dilakukan musyawarah oleh Kepala Dinas Perindagkop dengan para pedagang di aula dinas, guna menghindari salah paham oleh para pedagang.

Dalam penjelasan kepala dinas Perindagkop dan UMKM Seruyan Laosma Purba menjelaskan bahwa untuk relokasi sementara terserah para pedagang mau dimana. Sedang untuk relokasi sementara biaya relokasi akan dibantu dinas sebanyak lima puluh persen, sedang yang lima puluh persennya lagi ditanggung oleh para pedang itu sendiri.

Dalam kesempatan itu menjawab pertanyaan Kalteng Independen.com tentang asal sumber dana untuk revitalisasi itu, “kita mendapatkan dana dari Kementerian perdagangan Republik Indonesia di Jakarta. Dana tersebut adalah Dana Tugas Pembantuan yang bersumber dari APBN Pusat sebesar 4 milyar rupiah”, katanya.

Lokasi pembangunan atau revitalisasi pasar rakyat diprioritaskan atau diutamakan untuk pasar yang minim sarana perdagangannya, serta daerah yang memiliki potensi perdagangan besar.

Tujuan dari revitalisasi pasar rakyat adalah guna meningkatkan pendapatan para pedagang juga pelaku-pelaku ekonomi yang ada di masyarakat. Selain itu juga untuk memudahkan akses transaksi jual beli dengan nyaman.

Melalui terobosan-terobosan tersebut pemerintah berharap manfaat revitalisasi langsung bisa dirasakan oleh masyarakat luas, terutama guna mendukung basis ekonomi daerah. Maka dari itu, pasar-pasar rakyat yang telah direvitalisasi diharapkan dapat dijadikan model oleh pemerintah daerah dalam pembangunan dan pengembangan pasar rakyat lain di masa yang akan datang.

Adapun agenda strategis dari revitalisasi pasar rakyat ke depan adalah meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk domestik. Yakni, dalam rangka mengatasi krisis ekonomi melalui pengurangan produk impor.  Tim KI/KI-02

Bagikan ini :