Disporaparbud Seruyan : Pengembangan Obyek Wisata Harus di Dukung SDM Yang Memadai

KUALA PEMBUANG –  Banyaknya potensi wisata di Kalimantan Tengah [Kalteng], khususnya kabupaten Seruyan belum terkelola dengan baik. Sehingga objek-objek wisata tersebut kurang banyak dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun nasional.

Disamping kurangnya promosi juga infrastruktur yang kurang memadai untuk menuju objek wisata tersebut. Padahal dibeberapa kabupaten lain diluar Kalimantan banyak yang menjadi primadona untuk menyerap Pendapatan Asli Daerah [PAD].

Bahkan tidak jarang sektor pariwisata ini merupakan penyumbang terbesar PAD disamping sektor yang lainnya.

Dengan adanya potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik sebuah obyek wisata. Maka dari sektor lain juga turut terdongkrak, yang pada saatnya nanti dapat membuka lapangan pekerjaan baru juga dapat meningkatkan pendapatan warga masyarakat disekitar areal wisata itu. Seperti contohnya, ada yang dapat menjadi tour guide, industri kerajinan dan industri rumahan, perhotelan dan lannya sebagai penyumbang PAD.

Untuk menarik minat pelancong atau wisatawan tentunya beberapa hal yang harus dibenahi dan dijaga, seperti potensi alam. Yang dimaksud dengan potensi alam adalah keadaan dan jenis flora dan fauna suatu daerah, bentang alam suatu daerah, misalnya pantai, hutan, dan lainnya (keadaan fisik suatu daerah. Kelebihan dan keunikan yang dimiliki oleh alam jika dikembangkan dengan memperhatikan keadaan lingkungan sekitarnya niscaya akan menarik wisatawan untuk berkunjung ke obyek tersebut.

Selanjutnya, potensi kebudayaan, yang dimaksud dengan potensi budaya adalah semua hasil cipta, rasa dan karsa manusia baik berupa adat istiadat, kerajinan tangan, kesenian, peninggalan bersejarah nenek moyang berupa bangunan, monument, dan lainnya. Lalu, potensi manusia, manusia juga memiliki potensi yang dapat digunakan sebagai daya tarik wisata, lewat pementasan tarian/ pertunjukan dan pementasan seni budaya suatu daerah.

Dalam keterangannya didepan sejumlah wartawan kepala dinas Pemuda dan Olah raga, Pariwisata dan Budaya [Disporaparbud], Rijali Hadi, Rabu [18/12/2019], menjelaskan, ada banyak objek wisata di kabupaten seruyan. Di antara yang akan dikelola dan dibenahi, yakni destinasi wisata Pantai Sungai Bakau, destinasi wisata Danau Seluluk kecamatan Hanau dan destinasi wisata Danau Sembuluh kecamatan Danau Sembuluh.

“Alhamdulillah kita mendapatkan suntikan dana dari APBD dan DAK dari Kementerian Pariwisata [Kemenpar] di Jakarta. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan prasarana infrastuktur dan untuk akses penunjang lainnya. Supaya wisatawan yang berkunjung merasa nyaman dan aman berwisata ditempat kita,” terangnya.

Menjawab pertanyaan dari media ini bahwa yang akan ditonjolkan disamping keindahan pantai sungai bakau yang berhadapan langsung dengan laut jawa,

Keindahan Danau Seluluk dan Danau Sembuluh serta keindahan alam yang masih asli.

“Khusus untuk destinasi wisata danau sembuluh sudah beberapa kali mengadakan beberapa even/festival, yakni perlombaan berbagai kesenian daerah. Disamping hal itu beberapa kades juga termotivasi membangun desanya untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata dengan anggaran dana desa yang mereka miliki. Dan itu sangat kita apresiasi. Sangat bagus inisiatif yang mereka gagas dan lakukan,” katanya.

“Juga kami informasikan bahwa Danau sembuluh sekarang menjadi prioritas danau nasional bagian kedua. Jadi nanti ada sebelas kementerian yang akan membantu penggarapan dan pembangunan sebagai destinasi pariwisata,” ungkapnya. Tim KI/KI-01

Bagikan ini :