REHABILITASI Mangrove oleh Pemkab Seruyan bersama sejumlah pihak terkait di area Sungai Tatah, Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan. Foto | Ist/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Kepala Dinas Lingkungan Hidup [Kadis LH] H Priyo Widagdo melalui kepala dibidang lingkungan, Munir pada Senin, [10/2/2020] menyampaikan, pada tahun 2020 ini akan melanjutkan program kerja yang sudah dilaksanakan pada tahun 2019 lalu yang belum rampung.

Hal ini disampaikan Munir diruang kerjanya menjawab pertanyaan wartawan media ini, tentang rencana kerja yang ada pada bidangnya, di dinas LH.

Adapun program rehabilitasi mangrove merupakan salah satu program prioritas.  Hal tersebut disamapikan oleh Munir mengingat banyaknya terjadi kerusakan yang ada sepanjang sepadan pantai dikarenakan faktor alam yakni, terjadinya abrasi. Disamping hal tersebut disebabkan juga oleh oknum warga masyarakat yang melakukan aktivitas penambangan secara liar.

“Pihaknya kami telah menargetkan sekitar 15 hektar area yang harus segera dipulihkan dari kerusakan. Lokasi rehabilitasi mangrove yang memang harus segera dipulihkan yakni dilokasi yang memang tidak ada pohon lagi, sehigga gelombang air laut masuk kedaratan karena terjadinya abrasi yang serius,” katanya.

Munir menyampaikan, berdasarkan data yang mereka miliki, target area yang menjadi sasaran rehabilitasi mangrove adalah sepanjang pantai yang ada di kabupaten seruyan,” terangnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor              : Efendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *