Dua Kecamatan di Seruyan Dapat Bantuan Program PISEW

KUALA PEMBUANG, KI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan menerima bantuan dari balai prasarana permukiman wilayah kalimantan tengah dalam, dalam hal ini berupa program PISEW.

Pisew adalah Pengembangan  Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah. Pisew ini program yang secara langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Adanya program pisew diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antar wilayah, pengentasan kemiskinan, memperbaiki tata kelola pemerintah daerah, kecamatan dan desa, serta memperkuat kelembagaan masyarakat di tingkat desa.

Kepala Dinas PUPR, Rita Dewantari melalui Kabid cipta karya, Ilhamsyah rabu, 25/11/2020 menjelaskan bahwa di kabupaten seruyan yang mendapatkan program Pisew yaitu kecamatan Danau Sembuluh dengan Kecamatan Seruyan Raya. Untuk kecamatan danau sembuluh kegiatan atau pekerjaan yakni penunjang sarana atau jembatan titian untuk pariwisata di teluk sebongkok yang ada di kecamatan danau sembuluh yakni di desa sembuluh satu.

Sedangkan untuk kecamatan Seruyan Raya kegiatan ataupun pekerjaan yang di laksanakan adalah pembangunan pasar rakyat yang berlokasi di desa selunuk kecamatan Seruyan Raya yang mana telah di resmikan oleh bapak bupati Seruyan pada hari sabtu tanggal 7 nopember 2020 kemarin di danau selunuk kecamatan seruyan raya.

“Mudah-mudahan dalam program pisew ini berguna dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat banyak, terutama untuk meningkatkan tarap hidup perekonomian masyarakat yang ada dikabupaten seruyan ini sesuai dengan visi dan misinya kepala daerah kabupaten seruyan”, ujarnya.

Untuk anggaran dalam kegiatan program pisew ini dari dana APBN 590 juta ditambah dengan dana BKAD kecamatan 10 juta sehingga totalnya menjadi 600 juta rupiah. Sedang untuk pekerjaannya bersifat swakelola yang dilaksanakan oleh ketua BKAD bersama dengan masyarakat yang ada di masing-masing kecamatan.

Kecamatan atau desa yang berhak mendapat program PISEW harus memiliki beberapa kriteria, yakni kecamatan atau desa yang berpotensi berbasis agropolitan, peningkatan sektor ekonomi masyarakat dan rencana tata ruang yang searah dengan pemerintah kabupaten/kota.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor              : Fendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *