Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Seruyan Hilir Kunjungi Lahan Pertanian

PERSONEL Polsek Seruyan Hilir jajaran Polres Seruyan melakukan kunjungan ke lahan pertanian milik warga di Jalan Budi Utomo Kelurahan Kuala Pembuang Dua Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng], Senin [16/11/2020] siang. Foto | Ist

KUALA PEMBUANG, KI – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19, personel Polsek Seruyan Hilir jajaran Polres Seruyan Polda Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan ke lahan pertanian milik warga di Jalan Budi Utomo Kelurahan Kuala Pembuang Dua Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan  Kalimantan Tengah [Kalteng], Senin [16/11/2020] siang.

Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Seruyan Hilir AKP Setiyono mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesehjahteraan warga, pengembangan di bidang pertanian sehingga dengan kehadiran aparat kepolisian bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kegiatan monitoring sekaligus sambang silaturahmi ke lahan pertanian ini merupakan wujud kepeduliaan kita terhadap masyarakat sehingga bisa mencegah gangguan Kamtibmas.  Dan hal ini juga sebagai bukti tentang keseriusan aparat kepolisian dalam mengawasi ketahanan pangan terutama dalam menghadapi masa pandemi Covid- 19 saat ini,” katanya.

Setiyono menekankan, kepada seluruh anggota Polsek Seruyan Hilir lebih sering melakukan kunjungan dan pembinaan kepada para petani maupun peternak khususnya di wilayah hukum Polsek Seruyan Hilir.

Selain itu, masyarakat di ajak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktifitas. Dan memberikan motivasi kepada para petani untuk terus melakukan kreativitas dalam pertanian dan peternakan untuk menjaga ketahanan pangan khususnya di Kecamatan Seruyan Hilir.

“Saat ini, seluruh masyarakat di harapkan tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan dirinya sendiri keluarga dan masyarakat untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19. Dan menjelang Pilkada 2020 masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dengan berita hoax yang belum tentu kebenarannya. Apalagi jika ada kampanye hitam yang di bumbui ujaran kebencian di sertai isu tentang SARA yang ujung-ujungnya hanya bertujuan untuk mengadu domba sesama,” pungkasnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *