Esok Pagi, Bawaslu Seruyan Tertibkan Non APK Secara Serentak

KETUA PWI Seruyan M Yadi [kiri] menerima kunjungan Ketua Bawaslu Seruyan Yulius Setiawan [tengah], di Sekretariat PWI Seruyan, Jalan Adam Malik Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu [7/10/2020]. Foto | Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Kamis [8/10/2020], Badan Pengawas Pemilu [Bawaslu] Kabupaten Seruyan akan menertibkan spanduk maupun baliho sosialisasi peserta Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah [Kalteng] secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan.

Itu dikemukakan, Ketua Bawaslu Seruyan Yulius Setiawan, saat bersilaturahmi ke sekretariat PWI Seruyan, di Jalan Adam Malik, Bundaran 1 Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu [7/10/2020]. Diterima Ketua PWI Seruyan M Yadi beserta jajarannya.

“Giat besok [Kamis], kita akan mengadakan kegiatan penertiban alat sosialisasi non Alat Peraga Kampanye [Non APK], berupa baliho atau spanduk dari bakal calon yang sebelum ditetapkan sudah terpasang,” kata Yulius membuka pembicaraan.

Yulius yang juga mantan jurnalis tersebut membahkan, sosialisasi penurunan spanduk, baliho maupun alat sosialisasi lainnya tersebut tidak hanya milik Sugianto Sabran ketika menjabat Gubernur, tetapi juga milik yang lainnya seperti Ben Brahim, Ujang Iskandar, Habib Ismail, Riban Satia.

“Mengingat petahana pak Sugianto Sabran sudah ditetapkan sebagai salah satu calon dan statusnya saat ini cuti, otomatis demi kaidah keadilan maka kita akan lakukan penertiban,” katanya.

“Yang perlu digaris bawahi, kalau ada himbauan masalah covid-19 di spanduk atau baliho itu, bukan masalah imbauan pemerintahnya. Tapi, yang kita ditertibkan ada foto atau gambar pak Sugianto Sabran sebagai calon gubernur,” katanya lagi.

Yulius menambahkan, pihaknya mendukung penuh program yang dicanangkan pemerintah terutama mengenai Covid-19.

“Sebagaimana hasil kesepakatan rapat bersama pada 1 Oktober kemarin, kita ada rapat bersama Timses, Kesbangpol, TNI-Polri, Dinas Perijinan. Poinnya, kita bersepakat pada Rabu [5/10/2020] itu hari terakhir untuk partai politik yang kemarin ada memasang atribut berupa sepanduk dan lainnya untuk dilepas,” terangnya.

Setelah 5 Oktober, Bawaslu masih menemukan sejumlah alat sosialisasi non APK, sehingga pihaknya kembali menyurati Sekretaris Daerah [Sekda] agar mensosialisasikan lagi perihal tersebut.

“Kita juga sudah bersurat lagi kepada Pak Sekda Seruyan, mengingat masih ada kita temukan beberapa spanduk sosialisasi yang masih terpasang,” paparnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *