Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Kirim Rekomendasi ke DPUPR

(Kiri-Kanan), Dwi Joko Sukoco, Tuhas Bandrang, Iptu Beno Hertanto

SERUYAN – Sejumlah instansi terkait yang tergabung dalam Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di ruang Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Kamis (15/3).

Adapun anggota dari forum, merupakan gabungan beberapa instansi berhubungan dengan jalan dan lalu lintas seperti Polres khususnya satuan lalu lintas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dishub, Camat serta kalangan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Seruyan Tuhas Bandrang mengatakan, forum lalu lintas angkutan jalan adalah sebagai tempat koordinasi apabila terjadi masalah menyangkut  lalu lintas dan angkutan jalan yang penyelesaiannya dilakukan secara terpadu dan bukan hanya di satu dinas saja.

Tuhas yang juga koordinator forum tersebut menjelaskan, ada beberapa poin yang sudah di bahas pada rakor forum tersebut yang nantinya poin itu akan di rekomendasikan kepada dinas yang menanganinya untuk segera di tindak lanjuti terutama terkait perbaikan lalu lintas. Salah satunya adah menyiapkan rambu-rambu jalan yang menjadi tugas dari Dinas Perhubungan.

“Jadi kami tindaklanjuti dengan menyiapkannya pada tahun ini termasuk lampu merah itu yang nantinya akan kita pasang tahun ini di tempat-tempat tertentu karena pengadaannya baru ada pada tahun ini,” terangnya.

Forum juga telah memberikan rekomendasi kepada DPUPR untuk menangani perbaikan sejumlah ruas jalan.

“Jadi sebenarnya salah satu fungsi forum ini adalah untuk mendesak dinas terkait untuk lebih memperhatikan dan segera mencari jalan keluar permasalahan yang terjadi,” terangnya.

Dikatakan Tuhas, forum lalu lintas angkutan jalan ini juga bertujuan untuk mendiskusikan mengenai moda transportasi yang ada di Kabupaten Sudah ke depannya.

“Hal tersebut juga dikaji oleh forum, jadi banyak sebenarnya pembahasan yang bisa di bawa,” ujarnya.

“Misalnya, memperbaiki marka jalan yang kawasan lalu lintas yang dari bundaran satu sampai bundaran tiga, yang secara fisik dari dinas PU yang memperbaiki tapi hitungan teknisnya berapa tingginya dan lainnya itu ada di Dinas Perhubungan, dari pihak Polres terutama dari satuan lalu lintas juga berhubungan jadi semua itu harus terpadu,” tambahnya lagi.

Sebenarnya, forum tersebut sudah terbentuk dari tahun 2013 namun untuk pelaksanaannya sempat vakum. Saat ini pihak-pihak terkait mencoba untuk mengaktifkan forum ini kembali dan melakukan beberapa penyempurnaan di SK yang sudah di berikan.

“Mudah-mudahan kedepannya memang ada manfaatnya forum ini serta dapat membantu daerah bisa serta forum ini juga menjadi wadah untuk menampung keluhan ataupun aspirasi masyarakat terkait lalu lintas. Sehingga nantinya kita sampaikan ke dinas terkait nya,”  katanya. (KI-02)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *