Gagal.!! Ingin Kelabui Petugas, Ribuan Pil Zenith di Sembunyikan di Kap Mesin

RUJINAH [58], bersama barang bukti 299 keping atau sebanyak 2.990 butir zenith atau carnophen yang diamankan Satresnarkoba Polres Seruyan. Foto | Polres Seruyan/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Selasa [2/6/2020] siang, sebuah city car Ayla berwarna merah melaju dari arah Kabupaten Kotawaringin Timur [Kotim] Sampit menuju Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah.

Rujinah [58], wanita paruh baya, warga jalan Ais Nasution RT 004 RW 001 Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, tidak menyadari gerak-gerik mobil tersebut saat menuju kota Kuala Pembuang sudah diawasi Satuan Reserse Narkoba [Satresnarkoba] Polres Seruyan.

Malamnya, atau  sekitar pukul 20.50 WIB, saat melintasi Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Simpang Trans Jalan Raya Pematang Kambat RT 018 RW 004, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Mobil tersebut dipaksa berhenti, pemeriksaan dilakukan. Aparat yang sudah mencurigai dengan teliti memeriksa setiap sudut mobil.

Saat dilakukan penggeledahan dibagian depan mobil, kap mobil pun dibuka, jajaran Satresnarkoba Polres Seruyan melihat sejumlah bungkusan plastik berwarna hitam berada disela-sela mesin.

“Ada sebanyak 29 boks atau 299 keping atau sebanyak 2.990 butir zenith atau carnophen yang berhasil kita amankan,” kata Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro melalui Kasat Resnarkoba Iptu Supriyono, Rabu [3/6/2020].

Supriyono menambahkan, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan tersangka tengah dalam perjalanan menuju Kuala Pembuang sedang membawa obat zenith.

“Dari laporan itu, anggota kita langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap tersangka. Saat tersangka melintasi ruas jalan Sampit – Kuala Pembuang, anggota langsung melakukan pengejaran dan memberhentikan kendaraan mobil yang ditumpangi Rujinah,” terangnya.

Selain mengamankan Rujinah di Mapolres Seruyan beserta barang bukti pil zenith, polisi juga mengamankan barang bukti lain diantaranya berupa enam buah karet gelang warna kuning, 12 buah plastik warna hitam, satu buah tas selempang merk Bobo, uang tunai senilai Rp290 ribu dan sebuah handphone merk Nokia.

Selain itu juga diamankan sebuah mobil yang ditumpangi Rujinah bersama kunci kontak kendaraan, selembar Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor [STNKB] atas nama pemilik Budiyanto.

“Terhadap tersangka akan dikenakan pasal 114 Ayat [1] atau pasal 112 ayat [1] Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang  barkotika dan Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 44 tahun 2019 tentang perubahan  penggolongan narkotika sebagaimana terdaftar nomor 145 dan atau tindak pidana bidang kesehatan pasal 197 jo pasal 106 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” paparnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *