Gubernur Kalteng: 6 Kali WTP, Semua Berkat Kinerja ASN dan Doa Masyarakat

GUBERNUR Kalteng Sugianto Sabran [kanan] menerima LHP BPK RI Tahun Anggaran 2019 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian [WTP] saat rapat paripurna Istimewa DPRD Kalteng yang digelar di Gedung DPRD Kalteng, Senin [15/4/2020]. Foto | Ist/Kalteng Independen

PALANGKA RAYA, KI – Tinta emas patut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah [Pemprov Kalteng]. Dimana kembali meraih hasil yang luar biasa dengan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian [WTP] terkait pengelolaan keuangan daerah.

Pemprov Kalteng sendiri telah meraih enam kali WTP, yang diraih sejak tahun 2014, 2015, 2016, 2017, 2018 dan tahun 2019.

Capaian WTP tersebut disampaikan langsung saat rapat paripurna Istimewa DPRD Kalteng yang digelar di Gedung DPRD Kalteng, Senin [15/4/2020]. Paripurna dalam rangka penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan [LHP] atas Laporan Keuangan Pemprov Kalteng Tahun Anggaran [TA] 2019 tersebut, dihadiri langsung Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bersama Wakil Gubernur Habib Ismail bin Yahya,

“Alhamdulillah Pemprov Kalteng kembali meriah WTP 2019. Ini berkat kerja semuanya, kinerja ASN yang luar biasa sehingga dapat melaksanakan kinerja, dan menjadi tantangan kedepan bagi kita semua,” kata Sugianto.

“Ini juga berkat doa dari masyarakat sehingga Pemprov Kalteng dapat meraih hasil yang maksimal, terimakasih untuk semuanya,” katanya lagi.

Gubernur Sugianto menyebut, hasil WTP 2019 merupakan yang berturut turut selama enam kali, sehingga menjadi tantangan dalam pengelolaan keuangan tahun 2020.

“Ini semua berkat kinerja rekan rekan ASN. Tantangan kita kedepan bisa kita maksimalkan untuk bisa meraih kembali WTP,” ujarnya.

Sugianto menjelaskan, WTP tersebut bagian merupakan  kinerja pemerintah yang baik dan berdampak dengan pembangunan yang baik dan kesejahtraan masyarakat yang baik. Meskipun situasi di tahun 2020 ujian yang cukup berat bagi Indonesia dan Kalteng, yakni situasi pandemi virus corona atau covid-19, yang terus ditanggulangi dan dilakukan penekanan.

“kepada seluruh jajaran, agar pengelolaan keuangan dan aset dilakukan dengan baik dan akuntabel, serta tidak berpuas diri atas pencapaian yang diraih dengan opini WTP. Tantangan kita kedepan juga berat, jadi jangan berpuas diri namun terus bekerja dengan baik,” pesannya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang

 

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *