Keluarga Bertanianti.

Palangka Raya – Bertaniati (36) merupakan warga di Desa Banturung, Kec. Bukit Batu Kota Palangka Raya yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta di Palangkaraya. Ia mempunyai pengalaman dengan pelayanan kesehatan yang diperoleh sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ketika melahirkan anak keduanya.

Ketika itu, ia berkeinginan melahirkan anak keduanya di rumah dengan pertolongan dari bidan setempat. Namun karena terjadi pendarahan pada saat proses persalinan, maka iapun di rujuk langsung ke rumah sakit, tepatnya di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Di rumah sakit tersebut ia mendapatkan bantuan pelayanan proses persalinannya hingga berlangsung dengan lancar.

“Pada awalnya saya tidak berniat untuk melahirkan di rumah sakit, saya mau melahirkan di rumah saja dengan bantuan bidan walaupun saya sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari perusahaan tempat saya bekerja. Karena menurut saya melahirkan di rumah akan lebih tenang karena dekat dengan keluarga dan perlengkapan yang saya butuhkan. Tetapi dengan pendarahan yang saya alami, maka saya langsung di bawa ke rumah sakit oleh bidan untuk mendapatkan pertolongan supaya saya dan anak saya selamat,” ungkap Bertaniati, Senin (26/11/2018).

Ia pun merasa sangat terbantu sekali karena menjadi peserta JKN-KIS ketika mendapatkan pelayanan persalinan di rumah sakit. Tidak ada biaya sedikitpun yang dikeluarkan olehnya pada saat mendapatkan pelayanan tersebut, bahkan ia juga mengatakan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit sangat bagus dan cepat untuk menolongnya.

“Saya merasa sangat terbantu sekali dengan JKN-KIS ini, saya sudah tertolong, sudah dibantu dan sudah dilayani dengan baik. Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang terkait dengan JKN-KIS ini karena sudah menyelamatkan saya dan anak yang saya lahirkan, terima kasih telah melayani saya sepenuh hati,” ucapnya.

Berkat pertolongan persalinan yang dilakukan di rumah sakit sebagai peserta JKN-KIS, kini anak Berniati sudah lahir dengan selamat dan sehat. Berniati juga sudah melakukan aktivitasnya kembali sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta di Kota Palangkaraya. (GAB)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *