Kesbangpol Gelar Sosialisasi PAGN-PN di Dua Kecamatan

KUALA PEMBUANG, KI – Dalam rangka upaya pencegahan dan penyalahgunaan  maupun peredaran gelap Narkotika yang semakin mengkhawatirkan, Kesbangpol Seruyan melaksanakan Rapat Koordinasi Rencana Aksi Daerah dan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN) di dua kecamatan yang ada di wilayah hukum kabupaten seruyan, yakni Kecamatan Danau Seluluk dan Kecamatan Seruyan Tengah.

Dalam Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika terutama pada pasal 1 ayat (1) dijelaskan tentang definisi  Narkotika yakni “Narkotika adalah zat atau obat yang bersala dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergaantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam Undang-undang ini”

 

Sedangkan Prekursor Narkotika masih dalam Undang-undang yang sama pada pasal 1 ayat (2) menjelaskan adalah zat atau bahan pemula atau bahan kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan narkotika yang dibedakan dalam tabel sebagaimana terlampir dalam Undang-undang ini.

Yang dimaksud penyalah guna adalah orang yang menggunakan narkotika tanpa hak atau melawan hukum. Hal ini tertuang pada pasal 1 ayat (15) UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Khusus mengenai peredaran gelap narkotika dan Prekursor Narkotika di jelaskan pula pada pasal 1 ayat (6) pada UU Narkotika yakni “setiap kegiatan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan secara tanpa hak atau melawan hukum yang ditetapkan sebagai tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika.

Oleh karenanya apabila ada hal yang berkaitan dengan narkotika hendaknya dilengkapi dengan dokumen yang sah. Apabila tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah maka dapat dianggap sebagai peredaran gelap.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Seruyan ini dengan mengundang aparatur kecamatan, Kades, Polsek, Koramil, Puskesmas/ Pustu, guru dan masyarakat bertujuan agar dapat bersama-sama melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap peredaran narkotika, atau apabila mengetahui supaya dapat melaporkan kepada aparat yang berwenang. Hal ini penting dilakukan agar generasi muda Indonesia terselamatkan dari zat yang berbahaya.
 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Fendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *