KUALA PEMBUANG, KI – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) H. Harta Sima, M. Pd mencanangkan, pada tahun 2020 ini akan memprioritaskan suksesi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, persiapan acara IBAB atau Ikrar Bersama Anak Bangsa, dan memperkuat kerjasama dengan FKUB atau Forum Kerukunan Umat Beragama, FPK atau Forum Pembauran Kebangsaan, dan FKDM atau Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat.

Harta Sima

“Untuk persiapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bahwa hal tersebut sudah ditindak lanjuti oleh kesbangpol dengan mengikuti tahapan-tahapan yang dilakukan oleh KPUD dan Bawaslu, seperti melaksanakan tes PPK atau tes yang diikuti oleh calon panitia petugas kecamatan. Dalam tes tersebut kesbangkol telah memfasilitasi pelaksanaannya, sedangkan untuk hasil seleksi sepenuhnya merupakan kewenangan dari KPUD”, kata Harta Sima kemarin, Senin [17/2/2020].

“Selain itu, Kesbangpol juga konsen dengan persiapan IBAB atau ikrar bersama anak bangsa, sebagai tindak lanjut dari surat penunjukkan oleh gubernur kalteng H. Sugianto Sabran, yang menjadikan kabupaten seruyan sebagai tuan rumah acara ibab di tahun 2020 ini. Mengenai waktu pelaksanan ibab, direncanakan akan dilaksnakan pada tanggal 28 oktober, bersamaan dengan peringatan hari sumpah pemuda. Acara IBAB bertujuan untuk mengakrabkan seluruh pemuda se-Kalimantan Tengah dari berbagai suku dan ras,” katanya lagi.

“Terkait program prioritas Kesbangpol lainnya, yaitu yakni Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB, dan Forum Pembauran Kebangsaan atau FPK yang bekerjasama dengan kesbangpol. Kerja sama yang dimaksud selama ini telah berjalan. Pada tahun 2019 pihak kami telah melakukan survey tentang indek kerukunan umat beragama di kabupaten seruyan, dan sudah ada hasilnya. Kita sama berharap untuk umat beragama di kabupaten seruyan tetap solid walaupun saat ini menjelang pilkada gubernur dan wakil gubernuar,” lanjutnya.

Harta Sima menerangkan, untuk FPK, forum ini bertujuan merangkul semua suku. Dengan adanya forum tersebut Harta Sima berharap tidak terjadi pecah belah antar suku. Selain FKUB dan FPK ada juga FKDM yang bertujuan untuk mencegah hal-hal yang memang akan terjadi di masyarakat, dengan cara bekerjasama dengan pihak Kepolisian setempat, Kejaksaan Negeri, dan Koramil.

Hartasima mengimbau, kepada seluruh warga masyarakat, khususnya warga masyarakat kabupaten seruyan agar tetap solid menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, dengan tidak mudah terprofokasi, baik terkait agama, suku dan ras. Selain itu dirinya juga mengajak untuk bijak menggunakan handphone atau media sosial.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor              : Efendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *