Ketua DPRD Seruyan Apresiasi Usulan Raperda Pembentukan Perseroda

KETUA DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo saat diwawancarai sejumlah media di Gedung DPRD Seruyan, Selasa [17/11/2020]. Foto | Bambang

KUALA PEMBUANG, KI – Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo menyambut baik keinginan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Seruyan mendirikan perusahaan daerah demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah [PAD] Kabupaten Seruyan.

Dalam draf Rancangan Peraturan Daerah [Raperda] yang diusulkan ke DPRD Seruyan, Perusahaan Perseroan Daerah [Perseroda] yang bernama PT Tiga Pelangi tersebut nantinya akan menggali potensi diberbagai bidang sektor usaha.

“Perseroda ini kenapa penting? terus terang, ini terkait dengan potensi kita kedepan, terutama soal PAD, saat ini kita tahu APBD terus menurun karena dampak pandemi corona,” katanya saat diwawancarai sejumlah media di Gedung DPRD Seruyan, Kuala Pembuang, Selasa [17/11/2020].

Zuli Eko menambahkan, saat ini ada sekitar 30-an lebih perusahaan besar swasta yang beroperasi di Seruyan dan di perusahaan itu banyak kegiatan yang memiliki potensi, sehingga Perseroda bisa ambil bagian dalam kegiatan-kegiatan tersebut.

“Awalnya ide itu agar kita bisa berkontribusi, tidak hanya untuk Perusda saja, perusahaan-perusahaan skala kecil pun bisa bergabung disitu [Dengan Perseroda]. Jadi kita tidak mematikan usaha masyarakat,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, seperti di kota-kota besar dengan PAD yang melimpah. pemasukannya sebagian besar ditopang dari banyaknya perusahaan daerah yang menggarap di berbagai sektor usaha.

“Kalau perusahaan [Perseroda] ini jalan otomatis PAD juga akan meningkat, seperti dikota-kota besar, Perusda-nya banyak dan menggarap berbagai macam usaha, baik dibidang perhotelan, pariwisata, angkutan dan lainnya,” terangnya.

“Kita tidak muluk-muluk, setidaknya kita berupaya bahwa ada gambaran peningkatan PAD kedepannya,” ujarnya lagi.

Dengan adanya Perda tersebut katanya, nantinya dinas terkait bisa memanfaatkannya untuk menggali PAD.

“Karena sudah ada payung hukumnya jadi, tidak ada keraguan lagi,” terangnya.

Diakui Politisi PDI Perjuangan tersebut, saat ini Pemkab Seruyan memang telah memiliki Badan Usaha Milik Daerah [BUMD] yakni Perusahaan Daerah Air Minum [PDAM]. Namun, PDAM bersifat sosial, tidak mengejar profit dari usahanya.

“Perusahaan [PDAM] itu bersifat sosial. Sehingga untuk mengambil sisi ekonomisnya dari dari situ kita agak susah,” jelasnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *