KETUA DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo. Foto | Protokol Setda/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Dana percepatan dan penanganan Coronavirus Disease 2019 [COVID-19] yang dilakukan melalui pergeseran atau refokusing anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng] harus digunakan secara transparan

Selain itu, DPRD Seruyan menyarankan, agar dalam hal pergeseran anggaran perlu dilakukan pengawasan secara ketat terutama dari segi penggunaan dana yang dialihkan untuk penanganan COVID-19.

“Penggunaan dana harus bisa diawasi secara ketat oleh pihak-pihak terkait. Artinya, penggunaan dilakukan secara transparan dengan tetap mengacu pada aturan,” kata Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, Sabtu [25/4/2020].

“Intinya kita [DPRD] sangat mendukung pergeseran anggaran untuk penanganan COVID-19 ini, dan kita harap dilakukan dengan lebih transparan,” ujarnya.

Disisi lain, dampak yang ditimbulkan dari penyebaran virus corona berimbas ke berbagai sektor. Salah satunya berdampak pada tingkat perekonomian masyarakat maupun usaha-usaha lainnya.

Persoalan tersebut membutuhkan upaya penanganan yang serius dari pemerintah daerah, termasuk Pemkab Seruyan.

“Upaya penanganan pencegahan COVID-19 ini, perlu pendanaan khusus agar upaya pencegahan yang dilakukan Pemkab Seruyan melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, bisa dilakukan lebih maksimal,” terangnya

“COVID-19 ini masalah serius bagi kita semua. Oleh sebab itu harus diatasi secara bersama-sama, karena dampak yang ditimbulkan sangat dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor              : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *