Ketua DPRD Seruyan : Soal Konflik Lahan, DPRD Akan Panggil Secara Resmi PT Tapian Nadenggan

KETUA DPRD SERUYAN Zuli Eko Prasetyo. Foto | Ist

KUALA PEMBUANG, KI – Konflik berkepanjangan sengketa lahan antara masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta Kelapa Sawit [PBS-KS] PT Tapian Nadenggan [Hanau Mill] mendapat atensi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] Seruyan, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng].

DPRD Seruyan berencana akan memanggil secara resmi PT Tapian Nadenggan dan warga dalam agenda Rapat Dengar Pendapat [RDP] pada pekan depan.

“DPRD Seruyan akan memanggil secara resmi pihak-pihak terkait dengan persoalan tersebut,” kata Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo, Rabu [30/9/2020].

Saat ini katanya, pihaknya sedang menyusun secara khusus rencana RDP tersebut serta menyampaikan undangan kepada pihak-pihak terkait.

“Kami berharap, pihak-pihak yang berkepentingan dengan persoalan ini [PT Tapian Nadenggan] punya persepsi yang sama dalam menyelesaikan permasalahan ini, agar tidak berlarut-larut,” terangnya.

Hingga hari ini, sejak memblokade lahan sengketa pada Sabtu [19/9/2020], terhitung sudah 10 hari masyarakat menginap dengan mendirikan tenda di areal sengketa yang diklaim warga seluas 288 hektar [Ha].

Selama itu juga, belum ada tawaran jalan keluar penyelesaiannya dari perusahaan sawit milik sinarmas group tersebut.

Sebelumnya, telah beberapa kali tim mediasi Pemkab Seruyan yang juga disaksikan oleh 3 kepala desa [Kades] menggelar pertemuan dengan kedua belah pihak.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *