PALANGKA RAYA – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) genap berusia 45 tahun. Peringatan HUT Organisasi profesi ini di tingkat Kalimantan Tengah (Kalteng) digelar di Komplek Mendawai, Kota Palangka Raya, Minggu (17/3/2019). Kegiatan tersebut ditandai pelaksanaan apel dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat setempat.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPNI melalui Koordinator Wilayah IV PPNI se-Kalimantan yang juga Ketua DPW PPNI Kalteng Natalansyah S.Pd., M.Kes, dalam arahannya di kegiatan apel HUT PPNI ini, mengatakan, PPNI merupakan organisasi profesi perawat se-Indonesia yang telah melewati perjalanan panjang.

“Sejak dibentuk tahun 1974, PPNI terus berkembang bersama Bangsa ini dan berperan serta dalam pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia,” terang Natalansyah.

Dia melanjutkan, perawat memangku peran penting dalam dalam mengawal keluarga dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang.

Karena itu, Natalansyah meminta seluruh insan perawat, khususnya di Kalteng untuk menjadikan momentum HUT PPNI ini sebagai pengingat bahwa profesi mereka merupakan perwujudan dari jiwa dan semangat untuk menolong sesama.

“Mari wujudkan kondisi masyarakat Indonesia yang memiliki derajat kesehatan optimal,” ajaknya.

Usai apel pringatan yang mengambil tema “Keluarga dan masyarakat Sehat Bersama Perawat” ini, digelar doa bersama dan pemotongan tumpeng, dilanjutkan kegiatan layanan pemeriksaan kesehatan gratis terhadap masyarakat setempat.

Ketua Panitia Pelaksana Ns. Fetty Rahmawaty, S.Kep., M.Kep mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan ini merupakan bagan dari bentuk pengabdian perawat bagi masyarakat.

Poin-poin layanan meliputi pemberian booklet demam berdarah, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan riwayat kesehatan, serta pemeriksaan gula darah.

Ketua Komisariat PPNI Puskesmas Kereng Bangkirai Adianto W. Sandy, S. Kep., Ns beserta seluruh perawat yang hadir sebagai tenaga layanan pemeriksaan kesehatan, mengatakan, masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan ini lebih dari 100 orang.

Ditambahkan Adianto, selain para perawat dari berbagai komisariat PPNI Kota Palangka Raya, dalam layanan ini mereka juga dibantu para mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, dan mahasiswa STIKES Eka Harap. Din/KI-04

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *