Lelang Jabatan Untuk 7 Dinas Diikuti 41 Peserta

BUPATI SERUYAN Yulhaidir membuka secara resmi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Seruyan Kalimantan Tengah, di ruang seleksi kantor BKPSDM, Rabu [8/7/2020]. Foto | Prokom Setda/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Bupati Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng] Yulhaidir secara resmi membuka pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dilingkup Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Seruyan, di ruang seleksi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia [BKPSDM] Seruyan, Rabu [8/7/2020].

Seleksi atau lelang jabatan tersebut diikuti 41 peserta yang nantinya akan diproyeksikan untuk mengisi jabatan di enam Satuan Organisasi Perangkat Daerah [SOPD] yakni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian [DKPP], Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badang Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah serta Dinas Perumah an Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Bupati Seruyan Yulhaidir dalam arahannya mengimbau, peserta seleksi terbuka jabatan tinggi pratama agar mengikuti tahapan demi tahapan seleksi dengan serius.

PESERTA Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dilingkup Pemkab Seruyan, di ruang seleksi kantor BKPSDM Seruyan, Rabu [8/7/2020]. Foto | Prokom Seruyan/Kalteng Independen
Yulhaidir menjelaskan, sesuai PP nomor 11 tahun 2017 yang kemudian diubah dengan PP nomor 17 tahun 2020 pasal 127 ayat [1] menyebutkan, panitia seleksi menyampaikan, tiga nama calon pejabat pimpinan tinggi pratama yang terpilih berdasarkan hasil seleksi kepada pejabat pembina kepegawaian [Bupati].

Kemudian, setelah mengantongi tiga nama yang terpilih, Bupati akan kembali memilih satu diantaranya [Bukan berdasarkan peringkat] untuk menduduki jabatan tinggi pratama atau pejabat Eselon II setingkat Kepala Dinas [Kadis].

“Nanti akan terdapat tiga calon pejabat pimpinan tinggi pratama, dan salah satu diantaranya akan ditetapkan menjadi pejabat pimpinan tinggi pratama oleh Bupati Seruyan,” ujarnya.

“Ini perlu sampaikan agar tidak ada opini yang mengharuskan atau mewajibkan kepala daerah untuk memilih peringkat satu dari tiga calon yang diusulkan oleh panitia seleksi,” ujarnya lagi.

Selaku pejabat pembina kepegawaian, Yulhaidir berharap, dengan diadakannya seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama ini akan memiliki dampak yang signifikan terhadap roda pemerintahan.

“Saya berharap melalui seleksi ini dapat menjaring ASN yang berkompeten dibidangnya masing-masing,” paparnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *