Peserta JKN-KIS Palangka Raya.

Palangka Raya – Agus Suwito (35), adalah seorang wiraswasta di Kota Palangkaraya. Ia terdaftar pada program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen kepesertaan PBI APBD (Penerima Bantuan Iuran), yang dimana iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Palangkaraya dengan menggunakan anggaran APBD. Seluruh anggota keluarganya telah terdaftar dalam program JKN-KIS, yaitu istri dan seorang anaknya.

Dalam kesempatan bertemu dengan keluarga Agus untuk dilakukan testimoni di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, ia menceritakan sedikit pengalamannya setelah menjadi peserta JKN-KIS. Agus menyampaikan bahwa keluarganya sangat terbantu sekali dengan adanya program JKN-KIS ini, apalagi ia dan keluarga terdaftar sebagai peserta dari segmen PBI yang iuran setiap bulannya dibayarkan oleh pemerintah.

“Saya merasa sangat terbantu sekali dengan adanya program dari pemerintah ini. Program ini sangat bagus untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan berpendapatan tidak tetap seperti saya. Jadi masyarakat-masyarakat yang seperti saya ini juga bisa mempunyai jaminan kesehatan apabila sakit,” ungkap Agus, Kamis (29/11/2018).

Selain menyampaikan rasa senangnya mendapatkan jaminan kesehatan dalam program JKN-KIS yang ditanggung oleh pemerintah, ia juga menyampaikan kesannya setelah sempat merasakan manfaat dari menjadi peserta JKN-KIS. Pengalaman tersebut ia rasakan ketika ia mengantarkan anaknya berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama pilihannya yaitu di Puskesmas Jekan Raya Kota Palangkaraya.

“Saya juga sudah pernah merasakan manfaat dari menjadi peserta JKN-KIS ini, walaupun sakit yang di derita anak saya tidak termasuk kategori penyakit yang parah dan membutuhkan biaya sangat mahal. Tapi saya merasa sangat beruntung dan terbantu sekali dengan program JKN-KIS ini. Anak saya berobat tidak dipungut biaya tambahan sama sekali, murni gratis. Dan juga pelayanan yang diberikan oleh petugas puskesmas sangat baik. Jauh sekali dari kesan cuek apabila bertemu dengan peserta JKN-KIS,” imbuhnya.

Dengan pengalamannya menjadi peserta JKN-KIS tersebut, ia berharap bahwa akan makin banyak masyarakat Indonesia yang segera mempunyai jaminan kesehatan yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS karena akan sangat membantu. Selain sebagai antisipasi bagi dirinya sendiri sebelum menderita sakit juga dapat membantu peserta lain yang sedang mendaptkan pelayanan kesehatan sebagai bentuk gotong royong. (Tim KI)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *