Nekat Beraksi di Kuala Pembuang, 2 Jam Kemudian Komplotan Pencuri Diringkus Satreskrim Polres Seruyan di Sampit

TERSANGKA bersama sejumlah barang bukti hasil curian diamankan Mapolres Seruyan. Foto | Polres Seruyan/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Nekat, komplotan pencuri yang terdiri dari lima wanita mencuri sejumlah pakaian di toko pakaian Assafiri di Jalan Samudin Kelurahan Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir, Senin [08/06/2020].

Berhasil membawa 10 lembar pakaian, ke lima pelaku langsung kabur meninggalkan kota Kuala Pembuang menuju arah Sampit.

Pelarian komplotan tersebut harus berakhir, sekitar dua jam kemudian, Satreskrim Polres Seruyan menciduk pelaku di SPBU Bundaran KB Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur [Kotim], Kalimantan Tengah [Kalteng].

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro melalui Kasatreskrim Iptu Irfan M Nur Alireja mengemukakan, kronologis kejadiannya berawal ketiga pelaku turun dari sebuah minibus jenis Daihatsu Xenia Nopol Da 8069 AY dan berpura-pura menanyakan harga baju kepada korban.

Dia menambahkan, lantaran tidak hafal dengan harga pakaian yang ditanyakan, korban kemudian menanyakan harga baju tersebut kepada istrinya.

“Disaat korban mendatangi istrinya dibelakang itulah, mereka melancarkan aksinya,” ungkapnya.

Irfan-sapaannya- menambahkan, aksi kelima pelaku curat [Pencurian dengan pemberatan] berinisial Ar [55], Wa [37], SS [42], Wa [25] dan Ba [29] tersebut terungkap dikarenakan adanya teriakan maling dari tetanggga korban.

“Menyadari hal tersebut, korban langsung lari ke depan dan mendapati 10 lembar baju gamis telah hilang dicuri. Tidak ingin barang dagangannya hilang begitu saja, korban kemudian membuat laporan kepada kami. Berkat kesigapan rekan-rekan dilapangan, kami pun berhasil menangkap kawanan Curat ini selisih dua jam setelah kejadian,” terangnya.

“Keterangan korban, kerugian mencapai Rp3.950 ribu,” jelasnya.

Berdasarkan pasal 363 KUHP [Kitab Undang-Undang Hukum Pidana], orang yang melakukan pencurian dengan pemberatan [Curat] diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *