Nekat Menjambret Ditengah Kota, Warga Jalan Cut Nyak Dien Kuala Pembuang Ditangkap Polisi

PELAKU penjambret, Peji Perwiro. Foto | Ist/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Nekat menjambret di tengah kota Kuala Pembuang, Sabtu [12/9/2020] sekitar pukul 11.45 WIB siang, Peji Perwiro [27], warga Jalan Cut Nyak Dien Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng], harus mendekam dibalik jeruji besi.

Peji Perwiro ditangkap tim Resmob Polres Seruyan dan Polsek Seruyan Hilir setelah sempat melarikan diri karena ketahuan menjambret seorang perawat Safitri Dita Hatiah [33], di Jalan A Yani Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, tepatnya didepan gedung Politeknik Seruyan, atau tidak jauh berseberangan dengan Rujab Ketua DPRD Seruyan.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro SIK melalui Kasatreskrim Polres Seruyan Iptu Irfan Ali Reza megutarakan, kronologis kejadian bermula saat korban [Safitri] dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya menggunakan sepeda motor, tiba-tiba dipepet oleh pelaku [Peji Perwiro] dan tas selempang milik korban yang ditaruh pada bahu sebelah kanan ditarik paksa oleh pelaku [Peji Perwiro].

Sialnya, saat terjadi tarik menarik antara korban [Safitri] dan pelaku [Peji Perwiro], sesaat kemudian keduanya kehilangan keseimbangan, lalu terjatuh secara bersamaan. Usai terjatuh, Peji Perwiro kembali melancarkan aksinya merampas tas milik korban [Safitri].

Beruntung, Safitri sempat berteriak minta tolong dan didengar oleh warga yang berada disekitar lokasi kejadian.

Melihat aksinya diketahui warga yang berada disekitar lokasi, nyali Peji Perwiro ciut, lalu berusaha kabur meninggalkan lokasi tanpa sempat merebut kembali tas milik korban.

“Saat warga sudah mulai berdatangan di lokasi kejadian dan menghampiri korban, pelaku ini sudah melarikan diri tanpa berhasil membawa tas milik korban. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian ini kepada polisi dan berhasil ditangkap,” katanya.

Kasatreskrim menambahkan, dari penangkapan Peji Perwira tersebut, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, satu unit sepeda motor jenis Jupiter Z 1 warna hitam nopol KH 4081 PH, sebuah helm NHK hitam dan masing-masing satu lembar celana jeans hitam dan kaos lengan panjang putih serta satu tas slempang kecil warna hitam.

“Atas aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan ini, pelaku disangkakan pasal 365 ayat 1 junto pasal 53 ayat 1 KUHP pidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” paparnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *