Pekan Ini, Satresnarkoba Polres Seruyan Ciduk 2 Pengedar Sabu

KUALA PEMBUANG – Dari hari berturut-turut pekan ini, Polres Seruyan menciduk dua terduga pelaku pengedar narkotika jenis sabu di Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah.

Yang pertama, Satresnarkoba Polres Seruyan mengamankan AH (46), warga Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), di sebuah terminal travel Jalan Adam Malik Kelurahan Kuala Pembuang I Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Selasa (5/2/2019).

Tidak berselang lama setelahnya, Satresnarkoba kemudian juga menciduk PD alias D (23), warga Jalan Ais Nasution Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir.

Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting, melalui Kasat Resnarkoba AKP Slameto, Rabu (6/2/2019), membenarkan diamankannya terduga pengedar narkoba jenis sabu beserta sejumlah barang bukti tersebut.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang dicurigai sering melakukan transaksi narkoba. Setelah ditindaklanjuti oleh Satuan Resnarkoba, akhirnya kami berhasil mengamankan AH, warga Sampit, Kotim,” katanya.

Dari tangan pelaku, pihaknya mengamankan 10 paket sabu siap edar, satu buah handphone dan uang tunai Rp400 ribu.

Terpisah, Selasa (5/2/2019), sekitar pukul 21.50 Wib, Sat Resnarkoba Seruyan kembali menggerebek sebuah barak di jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir yang diduga tempat transaksi narkoba jenis shabu oleh seorang pria berinisial PD alias D.

Di barak tersebut, aparat kemudian menemukan enam paket plastik klip bening berisikan kristal yang diduga narkoba jenis shabu seberat 2,52 gram, beserta sebuah handphone yang digunakan untuk transaksi, serta dua buah timbangan digital serta sepuluh bandel plastik klip, yang setiap bandelnya berisikan 100 klip.

“Dari pemeriksaan aparat, barang tersebut diakui milik PD alias D, dan saat ini Polres Seruyan juga sedang mendalami keterlibatan terduga kepemilikan lainnya seorang perempuan berinisial SN,” terangnya.

“Saat ini kedua tersangka diamankan di Mapolres Seruyan. Polres Seruyan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan lainnya,” katanya lagi.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba. Jika ada perilaku oknum yang mencurigakan segera melapor ke aparat.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 Undang– Undang (UU) RI nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara bahkan hukuman mati serta denda Rp10 miliar bagi tersangka kasus narkotika. (KI-02)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *