Pemda Seruyan Terbitkan Perbub FKUB Nomor 15 Tahun 2020

KUALA PEMBUANG, KI – beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 15 mei 2020 Pemerintah daerah Seruyan telah rampung menggodok Peraturan Bupati (Perbub) tentang Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Perbub dengan nomor 15 ini dibuat sebagai forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk saling menjaga kerukunan dan kesejahteraan.

Disamping hal tersebut dibuatnya Perbub bertujuan memelihara dan mengembangkan kerukunan umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Diharapkan dengan adanya Perbub FKUB segala permasalahan yang menyangkut kepentingan umat beragama dapat dilakukan dengan cara dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat. Dapat menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat, dapat menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan pemerintah Seruyan, dan melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat.

Adanya Perbub FKUB Kabupaten Seruyan ini  dapat meningkatkan pemahaman dan saling pengertian serta mendorong partisipasi dan kerjasama umat beragama dalam memperkuat dasar-dasar  Kerukunan Umat Beragama (KUB) guna membangun dan memelihara harmoni sosial dalam kerangka persatuan dan kesatuan nasional.

Ketika dikonfirmasi kepada Harta Sima, Kaban Kesbangpol Seruyan oleh KI beberapa hari yang lalu, apakah FKUB membuka pembentukan di tiap kecamatan  ?. Dalam penjelaasannya kepada KI bahwa FKUB belum bisa dibentuk di kecamatan atau desa. Karena berdasarkan petunjuk pemerintah Provinsi hal itu belum perlu dilakukan. “FKUB berdasarkan petunjuk dalam rapat di Provinsi memang belum perlu membuka perwakilan di kecamatan dan desa. Apabila nantinya ada masyarakat yang akan mengadakan kegiatan atau pendirian rumah ibadah, agar berkoordinasi dengan pihak pemerintah yang ada di kecamatan dan desa. Nantinya dari pihak kecamatan dan desa itu yang akan melaporkan ke kabupaten”, jelasnya.

Tertatanya sistem dan manajemen kelembagaan (organisasi FKUB) agar dapat memberikan pelayanan fungsional secara maksimal. Terbinanya suasana yang kondusif yang didukung oleh adanya koordinasi dan kerjasama yang harmonis antar semua pihak terkait secara fungsional, dalam pembinaan dan pemeliharaan KUB di Kabupaten Seruyan. Terciptanya suasana kehidupan keagamaan yang kondusif  bagi upaya pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama serta tumbuhnya saling pengertian, partisipasi dan kerjasama umat beragama, yang mendukung bagi pembinaan dan pemeliharaan KUB.

Terbinanya suasana kondusif dalam pendirian rumah ibadat sesuai semangat Peraturan Bersama Menteri nomor : 9 dan 8 tahun 2006, dengan saling memahami, saling pengertian dan partisipasi semua pihak guna memelihara KUB.

 

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Fendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *