KADIS Perindagkop dan UMKM Seruyan, Laosma Purba

KUALA PEMBUANG, KI – Pada tahun 2020 ini Pemerintah Daerah [Pemda] Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng] akan melanjutkan pembangunan sentra pengolahan ikan dan pakan ikan. Sampai berita ini diturunkan proses pembangunan masih berjalan. Berbagai sarana dan prasaranan telah dipersiapkan. Begitu terhadap sarana penunjang lainnya termasuk jalan, lampu serta air bersih.

Sementara sarana kedalam area sentra pengolahan masih dalam tahap penyelesaian fisik dan penataan  gedung-gudang penyimpanan, kantor, fasilitas umum seperti jalan kawasan, mushola, dan toilet dan lainnya.

Proses pembangunan sentara pengolahan ikan tersebut dibawah pengawasan oleh Dinas Perindagkop dan UMKM Seruyan yang dipimpinan oleh Laosma Purba, SE selaku kepala dinasnya.

Dalam kesempatan wawancara dengan Laosma Purba pada Rabu, [22/1/2020], diruang kerjanya KI memperoleh penjelasan sebagai berikut,

“terkait daya tampung sentra pengolahan ikan dan pakan ikan setelah rampung pembangunan pihak kami belum menghitungnya, sehingga belum bisa memperkirakan. Namun manfaat sentra pengolahan ikan dan pakan ikan, dapat menampung kegiatan pengolahan ikan untuk meningkatkan jumlah produksi karena adanya fasilitas yang lebih lengkap dari pada pengolahan ikan yang dilakukan di rumah. Selain untuk meningkatkan ekonomi, keberadaan sentra juga bertujuan untuk menyerap tenaga kerja,” katanya.

“Untuk menggerakkan mesin-mesin dan lainnya nanti kita akan mendidik dan melatih putra putri seruyan sekalugus sebagai pemberdayaan masyarakat. Hanya untuk tenaga inti yang belum dapat dikerjakan oleh putra putri seruyan, kita akan mendatangkan yang ahlinya agar dapat melatih agar menjadi tenaga yang terampil,” katanya lagi.

Lebih lanjut Laosma menjelaskan, bahwa konsep awal pihak dinas perindakop bahwa dengan adanya sentra pengolahan ikan dan pakan ikan bertujuan memindahkan pengrajin ikan yang selama ini mengolah ikan di rumah sendiri, untuk bergabung mengolah ikan di sentra pengolahan ikan dan pakan ikan.

Disinggung KI darimana sumber dana yang diperoleh, Laosma menjelaskan, bahwa semua dananya bersumber dari dana alokasi khusus yakni bantuan dari Kementerian Perindustrian di Jakarta.

Laosma juga menghimbau, kepada masyarakat khususnya masyarakat sungai undang, berharap dukungan moril yaitu, dengan mendukung kesuksesan sentra pengolahan ikan dan pakan ikan. Serta dapat menjaga aset negara tersebut, sehingga dapat bermanfaat dan membawa dampak ekonomi yang baik di desa sungai undang  khususnya, dan di Kuala Pembuang serta kabupaten secara umumnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Efendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *