Pengendalian Hama Pisang Kepok Disosialisasikan

KUALA PEMBUANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian [DKPP] Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah [Kalteng] mensosialisasikan pengendalian hama pisang bagi petani yang lahannya terserang virus fusarium.

Sugian Noor

Diketahui, dalam dua tahun terakhir, petani setempat tidak melakukan aktivitas penanaman pisang kepok di Desa Bangun Harja yang merupakan sentra pengembangan pisang kepok. Pasalnya, lahan yang digunakan terserang virus fusarium atau penyakit pisang berjenis layu.

Untuk itu, sosialisasi pengendalian penyakit penting dilakukan dan akan dilakukan secara kontinyu Sehingga penanganannya bisa benar-benar dilakukan oleh masyarakat ataupun mereka yang memiliki lahan perkebunan pisang kepok.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terkait pengendalian penyakit pisang dan cara mengatasinya,” kata Kepala DKPP Seruyan Sugian Noor, ketika membuka acara sosialisasi bersama petani, Jumat [5/7/2019].


“Kami juga sudah menyampaikan kepada mereka, cara menanggulangi serangan penyakit dan langkah antisipasi kedepannya. Yakni dengan cara memperbanyak bakteri antagonis atau cara membuat obat jika lahannya kembali diserang penyakit,” katanya lagi.

Dia berharap, para petani pisang dapat menerima semua ilmu yang telah diberikan dan mampu menerapkannya di lapangan. Hingga nantinya, pisang kepok yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Seruyan dapat berkembang kembali dan mendorong peningkatan perekonomian di daerah.

“Tentunya dengan pengembangan kembali pisang kepok di Seruyan, akan memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, akan ada peluang bertambahnya lapangan kerja baru,” terangnya.

Sugian-sapaannya- menambahkan, sebelum lahan yang digunakan untuk pisang kepok itu diserang oleh virus tersebut, hasilnya sangatlah melimpah dan biasanya dipasarkan ke berbagai tempat, mulai dari dalam daerah maupun luar daerah, seperti Kabupaten Kotawaringin Timur [Kotim], Palangka Raya hingga Banjarmasin, Kalimantan Selatan [Kalsel]. Tim KI/KI-02

Bagikan ini :